Riau I Sumut24.CO
Bank Indonesia (BI) bermitra dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) kembali mengadakan kegiatan kas keliling “Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022†berlayar menggunakan armada Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) mengelilingi 76 pulau dan 15 provinsi di Indonesia terhitung sejak 31 Januari 2022 hingga akhir Desember 2022 mendatang.
Baca Juga:
Informasi Ekspedisi Rupiah yang dilansir dari situs resmi Bank Indonesia, Jumat (4/2/2022) ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) untuk mendapatkan uang layak edar.
Kegiatan ini sebagai bagian dari Perjanjian Kerja Sama antara Bank Indonesia dengan TNI AL mengenai Pendistribusian, Pengamanan, dan Pengawalan Uang Rupiah dari dan ke Bank Indonesia atau Perwakilan BI serta Wilayah Perbatasan, Terdepan dan Terluar serta Terpencil di NKRI.
“Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022†dimulai dengan mengunjungi 5 pulau yang berada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada 31 Januari 2022 kemarin. Selain Provinsi Kepulauan Riau, sepanjang 2022, kegiatan ini juga akan dilaksanakan pada 76 pulau yang berada di wilayah 15 provinsi lainnya, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Kalimantan Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.
Selain sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di masyarakat, kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP) dan pelaksanaan Program Dedikasi untuk Negeri Bank Indonesia sebagai wujud nyata ajang bela negara yang melibatkan pegawai Bank Indonesia dari berbagai wilayah.
Bank Indonesia akan senantiasa memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar guna mendukung kelancaran aktivitas perekonomian, serta memperkuat koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk memastikan uang Rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI. (red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News