DPW LSM PAKAR Sumut Pelopori Penanggulangan Red Devil Bersama Bupati Toba

MEDAN | SUMUT24.co

Sejak 3 (tiga) tahun terakhir, penderitaan masyarakat nelayan Toba yang hidupnya bergantung dari hasil tangkapan ikan diseputaran pinggiran Danau Toba semakin resah. Bahkan memperburuk finansial kebutuhan keluarga.

Hal tersebut diakibatka adanya predator ikan merah yang memakan dan memusnahkan ikan mas dan ikan nila yang setiap harinya menjadi sandaran hidup para nelayan untuk keluarganya.

Predator ikan merah yang dinamai masyarakat Toba dengan nama “Ikan Toya-Toya” atau lebih tepatnya lagi setan merah ( Red Devil ).

Selain itu, sumber penderitaan masyarakat nelayan karena selain mengurangi penghasilan dari tangkapan ikan dikwatirkan dengan adanya Red Devil ini akan menganggu kelestarian alam dan budaya Batak yang selalu dilengkapi dengan penyajian ikan mas arsik dalam setiap acara adat Batak.

Menyikapi itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembag Sewadaya Masyarakat ( DPW LSM ) PAKAR Prov. Sumatera Utara, Ir. Linceria Nainggolan bersama Bupati Toba, Poltak Sitorus menggagasi fenomena Red Devil ini untuk segera ditanggulangi dengan cara memberantas perkembangan populasi ikan toya-toya tersebut dengan cara menjaring secara bersama dan maksimal agar ikan mas dan ikan nila dapat berkembang dan bertahan hidup tanpa predator ikan toya-toya.

Pemerintah Kabupaten Toba Bapak Poltak Sitorus sepakat dengan LSM PAKAR Prov. Sumatera utara sebagai Lembaga Pembela Kemerdekaan Rakyat untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Gubernur Sumatera Utara dan Instansi terkait baik Kementrian Lingkungan Hidup ( KLH ), Dinas Perikanan dan Kelautan serta semua elemen yang akan mengkaji dan melakukan penelitian atas perkembangan Red Devil yakni dengan cara penanggulangan yang lebih profesional tanpa merusak ekosistem dan keberagaman mahluk hidup yang ada di kedalaman Danau Toba sehingga Danau Toba tetap lestari dan masyarakat yang hidupnya sebagai nelayan tetap dapat bertahan hidup sebagai nelayan.

Peninjauan langsung secara bersama ke pinggiran Danau Toba Jumat, 8 April 2022 terkait fenomena Red Devil atau yang lebih dikenal masyarakat Toba dengan ikan toya-toya langsung berinteraksi dengan para nelayan bersama Bupati Toba Poltak Sitorus bersama Asisten Penerintahan Kabupaten TOBA dan Team dari DPW LSM PAKAR Prov. Sumatera Utara Ir. Linceria Nainggolan didampingi Sekwil DPW LSM PAKAR Prov. Sumut, Roy Syamsul Gultom dan Mual Matio Hutagaol (Jay) Bidang Investigasi.(W02)