DPRD Langkat Diminta Terbitkan Perda Sewa Alat Berat

LANGKAT | SUMUT24
Guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya dari sektor penyewaan alat berat milik dinas pekerjaan umum Kabupaten Langkat, DPRD Langkat diminta menerbitkan serta mengesahkan perda (peraturan daerah) tentang sewa menyewa alat berat milik Dinas PU Langkat .

Hal tersebut dikatakan  Dony Syahputra,tokoh pemuda asal Teluk Aru kepada wartawan di Stabat, Selasa (12/4). Menurut Dony, seharusnya DPRD Langkat membuat perda yang berkekuatan payung hukum guna meningkatkan pendapatan asli daerah khususnya tentang penyewaan alat berat bagi para rekanan .

Salah satu contoh dan masukan menurut Dony agar seluruh rekanan yang mendapatkan paket pekerjaan yang berasal dari Dinas PU Langkat atau dinas lain di Pemkab Langkat diwajibkan menggunakan alat berat dari Dinas PU Langkat dan dilarang keras menggunakan alat berat yang berasal dari luar Langkat. Dengan begitu PAD Pemkab Langkat dari sektor penyewaan alat berat akan naik dan  bertambah, ujarnya .

Masih menurut Dony, apalagi disaat ini Pemerintah Pusat meluncurkan program dana desa, hampir setiap desa melakukan pekerjaan pengerasan badan jalan desa menggunakan sirtu (pasir batu),  hanya saja dalam pengerjaannya jarang terlihat menggunakan alat berat seperti walles, sehingga tingkat kepadatan dan kerapian pengerjaan pengerasan badan jalan tersebut sangat diragukan.

Untuk itu Pemkab Langkat dalam hal ini dinas terkait dapat memberikan sosialisasi atau masukan kepada aparat desa agar dapat menggunakan alat berat seperti walles dan diwajibkan menggunakan alat berat yang berasal dari Dinas PU Langkat.

Kabid Peralatan Dinas Pekerjaan Umum Langkat Khairul Azmi saat dikonfirmasi wartawan melalui stafnya Ahmad mengatakan, kalau kinerja  Azmi selaku Kabid Peralatan sudah tidak diragukan lagi.

“Setiap tahunnya PAD dari penyewaan alat berat terus mengalami kenaikan, dan yang menjadi kebanggaan kita di bawah kepemimpinan pak Azmi, beberapa tahun lalu ada 4 unit alat berat yang kondisinya mengalami rusak berat hingga hampir menjadi besi tua, namun ditangan dingin beliau, 4 alat berat tersebut saat ini sudah dapat beroperasi dan menghasilkan PAD, seperti 2 unit tandam roller, exsavator dan tri roller,” ucap Ahmad .(wit)