Dinyatakan Sembuh, Yosua Simamora Kembali Dapat Beraktivitas dan Berkumpul Bersama Keluarga

227
BALIGE  | SUMUT24.co
Yosua Simamora (21), warga Desa Paindoan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir yang awalnya positif terkonfirmasi Covid-19 hasil Swab test dari laboratorium RS USU dan sempat dirujuk di RS Martha Friska Medan, kini dinyatakan sembuh.
Setelah melewati pemeriksaan lanjutan, Yosua dinyatakan negatif hasil test Swab dan saat ini sudah dapat kembali pulang ke rumahnya dan beraktivitas serta berkumpul bersama 5 orang anggota keluarga lainnya yang sempat menjalani isolasi di RSUD Porsea.
Yosua dan keluarganya diantar langsung oleh tim kesehatan dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Toba ke rumahnya di desa Paindoan, Kecamatan Balige, Sabtu (23/5/2020).
Sekretaris Dinas Kesehatan Toba, Siti Nuraya Sirait selaku badan Humas GTPP Covid-19 Toba menyemangati Yosua dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan dan menjalin komunikasi dengan tim gugus jika ada sesuatu hal yang perlu dipertanyakan.
“Hasil lab sudah menyatakan sembuh dengan hasil negatif, jadi kepada keluarga agar tetap semangat dan tetap sehat. Kami akan tetap memantau selama 14 hari dan apabila mungkin ada keluhan silahkan berkoordinasi dengan kepala desa atau bidan desa disini”, sebutnya.
Senada disampaikan Kepala Puskesmas Tandang Buhit Balige dr Freddy Sibarani, menyampaikan seluruh anggota keluarga tersebut dapat melakukan aktivitas seperti semula.
Namun protokol kesehatan layaknya kepada semua pelaku perjalanan dari luar daerah, imbaunya, untuk tetap diikuti.
“Yosua dan lainnya sudah dinyatakan sembuh dan dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala. Namun khusus kepada Yosua, karena baru datang dari kota Medan maka seperti masyarakat lainnya yang baru datang dari luar daerah, Yosua kita berlakukan sebagai pelaku perjalanan,” ujar Freddy Sibarani.
Maka lanjut dr Freddy, dia (Yosua) harus menjaga diri dan lingkungannya. Tadi kita sudah titip vitamin untuk dikonsumsi selama menjalani isolasi mandiri dan dianjurkan untuk tetap pakai masker, imbuhnya.
Camat Balige, Pantun J Pardede menekankan agar masyarakat dapat menerima kehadiran Yosua dan keluarga di tengah-tengah masyarakat.
“Jangan ada lagi stigma mengenai keluarga ini, stigma untuk desa Paindoan dan stigma untuk Balige. Semuanya sudah clear, semua yang sudah lewat kita lewatkan, tidak perlu dibahas lagi”, sebutnya.
Guna penyegaran, pada tanggal 30 April lalu, Yosua menjalani pemeriksaan lanjutan Swab dan berdasarkan pemeriksaan sampel Covid-19 dari laboratorium RT-PCR pada tanggal 10 Mei 2020 dinyatakan hasilnta positif.
Selanjutnya, Yosua menjalani perawatan di RS Martha Friska, dan kelima anggota keluarga lainnya menjalani isolasi di RSUD Porsea.
Sesuai surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara nomor 443.33/6518.2/Dinkes/V/2020 perihal hasil pemeriksaan sampel covid-19 tanggal 20 Mei  2020, bahwa atas nama Yosua dengan pengambilan Swab kedua (14/5/2020), Swab ketiga (15/5/2020) hasilnya dinyatakan Negatif. (Wels/desi)
Loading...