Bupati Tandatangani Komitmen Percepatan Kabupaten Layak Anak

37

Pakpakbharat | Sumut24

Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, bersama 32 Bupati dan Walikota se-Sumatera Utara, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi di Aula Rumah Dinas Gubsu, Jl Jenderal Sudirman, Medan.

MoU tersebut sebagai wujud komitmen menghadirkan Kabupaten Layak Anak dalam menghormati dan memenuhi hak anak yang merupakan hasil dari Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi Indonesia dalam konstitusinya.

“Penandatanganan MoU ini merupakan inisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Diharapkan dapat mendorong percepatan untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak di Sumatera Utara, sehingga anak-anak di Sumatera Utara dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkualitas, yang mampu berperan dalam pembangunan di negeri ini,” kata Pj Bupati.

Pj. Bupati menyatakan, percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak harus dilakukan, tidak hanya tuntutan dari regulasi,tetapi juga sebagai langkah awal untuk memberikan yang terbaik bagi kepentingan anak.

Ditambahkannya, bahwa hal ini seiring dengan tujuan akhir dari pemekaran wilayah, di mana Kabupaten Pakpak Bharat yang dimekarkan dari Kabupaten Dairi, bercita-cita untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Makna dari tujuan akhir ini tersirat bahwa ‘perlindungan anak’ menjadi salah satu urusan prioritas yang diserahkan oleh pemerintah ke pemerintah kabupaten dan kota akan semakin terwujud,” sambungnya.

Masih menurut Asren Nasution, kunci sukses untuk mewujudkan kabupaten layak bagi anak adalah adanya keikhlasan dan ketulusan orang dewasa mengutamakan kepentingan terbaik anak. Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak, perlu diperkokoh kemitraan pemerintah dengan para pelaku lain yang akan memberikan kontribusinya.

“Selain itu melalui kemitraan dan partisipasi ini akan mendorong pemanfaatan segala jalur partisipasi untuk mensejahterakan dan meningkatkan perlindungan hak anak,” tambahnya.

Sementara itu Gubsu, Edy Rahmayadi pun mengajak seluruh Bupati/Walikota untuk segera mengimplementasikan MoU tersebut, sebagai bukti bahwa Provinsi Sumut benar sangat sayang dengan anak.

Implementasi itu, menurut Edy Rahmayadi, dengan memperbaiki tempat bermain anak. Juga sungai dan lingkungan sekitar yang dapat dijadikan sarana bermain untuk anak-anak.

Karena itu, Edy berharap para bupati/walikota berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan sungai dari pencemaran.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI Lenny N Rosalin, yang menjadi narasumber pada acara itu menyatakan, ciri kabupaten/kota yang sudah dapat dikatakan KLA yaitu, yang memiliki sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.(RBM)

Loading...