Bupati Soekirman : Jadikan Olahraga Arung Jeram Sebagai Ajang Promosi Potensi Daerah

SERGAI | SUMUT24
Olahraga rafting atau lebih dikenal dengan Arung Jeram merupakan salah satu olahraga yang bernilai rekreasi yang banyak menarik orang untuk mengikutinya. Selain diperlombakan untuk merebut prestasi, arung jeram juga dianggap sebagai wisata petualang yang menantang sekaligus atraktif.

Sehingga dengan diselenggarakan Event Chalenge Rafting Senior High School 2016 atau Kejuaraan Rafting Pelajar Tingkat SMA/SMK se-Sergai Tahun 2016, diharapkan sebagai ajang promosi potensi olah raga arung jeram kepada para pihak luar.

Demikian disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya saat membuka Event Kejuaraan arung jeram antar pelajar yang baru pertama kali digelar di Sumut, bertempat di kawasan wisata Ancol Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Sabtu (23/4).

Turut hadir pada acara tersebut Kadis Pendidikan yang juga sebagai Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sergai Joni Walker Manik, beserta jajaran, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Parbudpora) Henri Suharto, Perwakilan dari Polres Tebing Tinggi, unsur Muspika, Kepala Desa, peserta dari pelajar SMA/SMK dan sejumlah undangan lainnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menjadi atlet arung jeram setiap orang harus memperhatikan dan mempedomani 4 (empat) hal. Hal yang pertama adalah orang tersebut harus sehat jasmani dan rohani, dan untuk menjaganya adalah dengan rajin berolah raga dan menjauhi narkotika dan obat-obatanĀ  terlarang (narkoba). Hal yang kedua adalah orang tersebut harus cinta lingkungan, karena sangat erat kaitannya antara arung jeram dan sungai, bahwa menjaga kelestarian hutan dan sungai adalah bentuk yang paling tepat.

Selanjutnya faktor ketiga adalah Team Work (kerjasama tim) dan gotong royong, karena arung jeram tidak dapat dikerjakan sendirian, akan tetapi dibutuhkan kerjasama dan kekompakan untuk melewati tantangan dari jeram-jeram yang akan dilewati. Yang terakhir faktor keempat adalah harus memiliki jiwa penolong, menilik bahwa setiap terjadi bencana alam seperi banjir, yang pertama kali memberikan bantuan kedaerah-daerah yang sulit dijangkau biasanya adalah atlet arung jeram.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Sergai mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta serta mengharapkan kepada seluruh tim agar berkompetisi dengan mengedepankan sportivitas untuk menjadi yang terbaik karena arung jeram ini menciptakan generasi muda yang tangguh dan berani.

“Dengan adanya event ini, Sumut diharapkan mendapat sumbangan atlet-atlet yang berprestasi dan handal dari Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini untuk berlaga di event-event skala besar nantinya” pungkas Bupati Soekirman yang saat ini menjabat juga sebagai Ketua FAJI Sumut.

Sebelumnya Ketua FAJI Sergai Joni Walker Manik, melaporkan Kejuaraan Rafting ini mempertandingkan 2 kategori lomba yaitu Head to Head (dua tim saling berlomba dalam waktu bersamaan) dan Slalom (ketangkasan memasuki gawang).

“Tim perlombaan arung jeram diikuti sebanyak 50 tim berjumlah total 296 orang yang berasal dari pelajar SMA/SMK se-Sergai,”ucap Joni.

Kejuaraan yang berakhir hingga sore hari tersebut menghasilkan pemenang untuk kategori Putra yaitu, Juara I diraih oleh SMAN 1 Sipispis, diikuti oleh SMAN 1 Tanjung Beringin dan disusul oleh SMAN 1 Tebing Tinggi. Selanjutnya untuk kategori Putri, Juara I diraih oleh SMAN 1 Sipispis, kemudian SMAN 2 menempati posisi ke-2, dan posisi ke-3 diraih SMKN 1 Sipispis.(bdi)