Bupati Pakpak Bharat Hadiri Pertemuan Kepala Negara Dan Kepala Daerah Se Indonesia

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri pertemuan kepala negara bersama para Menteri, kepala Lembaga Tinggi Negara, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda dan Kajati se-Indonesia di Jakarta Cinvention Center, Jakarta.Presiden RI, H Joko Widodo sengaja mengundang seluruh pemangku kepentingan di Tanah Air guna memberikan pengarahan terkait sejumlah issu yang sedang berkembang saat ini baik issu ekonomi, sosial dan lainnya.

Presiden RI mengatakan bahwa permasalahan utama saat ini adalah masalah inflasi yang dipandang sebagai momok besar yang harus diwaspadai.

Upaya menekan laju inflasi ini harus menjadi upaya bersama mulai dari tingkat Pusat sampai Daerah, oleh sebab itu kita harus kompak, harus bersatu dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai ke bawah, dan semua kementerian/lembaga seperti saat kita kemarin menangani COVID-19, kalau COVID-19 kita bisa bersama-sama, urusan inflasi ini kita juga harus bersama-sama, pesan Presiden RI.

Selain permasalahan inflasi, Presiden RI juga menyinggung tindak lanjut afirmasi “Bangga Buatan Indonesia” yang menurutnya masih rendah implementasi.

Keseriusan kita untuk menggunakan produk-produk lokal perlu ditingkatkan terus, ini juga menjadi bentuk upaya kita dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim, memanfaatkan barsng-barsng lokal, memanfaatkan produk-produk UMKM diseluruh Pemerintahan mulai dari Pusat sampai ke Daerah, semua Kementerian/Lembaga untuk bersatu menangani permasalahan ini, pesan Presiden kemudian.

Bupati Pakpak Bharat Franc Benhard sendiri menjelaskan terkait arahan Presiden ini telah dilaksanakan di Daerah dengan membuat kebijakan tentang pemanfaatan E Katalog lokal bagi Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa Instansi Pemerintah Pakpak Bharat guna mendukung produk-produk lokal di Daerah ini.

Terhitung efektif sejak bulan oktober ini, suruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat yang akan melakukan kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa harus melalui sistem E Purchasing dengan menggunakan katalog elektronik lokal dan toko daring, ini harus, tujuannya agar bisa menyelamatkan perekonomian masyarakat, karena apabila tidak segera ditangani pasti akan berdampak buruk pada berbagai aspek, seperti peningkatan kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, dan lainnya, ungkap Bupati di Jakarta.(rbm)