Bumi Dalihan Na Tolu Ternodai Diduga Oknum Petinggi Serta Pegawai PLTA Marancar Pesta Minuman Keras Beralkohol Di Area Perusahaan

 

Tapanuli Selatan, Sumut24.co

Bumi Dalihan Natolu ternodai dengan etika beberapa oknum petinggi karyawan Perusahaan PLTA marancar, kabupaten tapanuli selatan (Tapsel) , dengan sengaja melakukan perbuatan yang melanggar peraturan perusahaan, Marancar 19/7/22

Oknum tersebut adalah salah satu Pejabat Tinggi di perusahaan sekelas Manager telah melanggar peraturan perusahaan no.52 ( k ) yang berbunyi dilarang membawa atau memiliki minuman keras ber alkohol ke dalam lokasi kerja / area perusahaan.

Awak media sudah mencoba mengkonfirmasi pihak terkait yang ada pada foto tersebut, melalui pesan whatsap, namun sangat di sayangkan, pihak perusahaan tidak merespon atau bungkam.

Salah satu warga memberikan tanggapan nya kepada awak media tentang etika yang seyongyanya sudah mencederai nilai-nilai norma adat yang berlaku di bumi Dalihan natolu bahkan melanggar aturan perusahaan yang sudah ditetapkan

“Ini bukan las Vegas atau pun di negara barat, sedangkan di jakarta saja dilarang minuman keras apalagi di tapsel ini yang kuat adat istiadat nya,”tegas warga

Lanjut warga tersebut meminta kepada pimpinan manajemen perusahaan PT. North Sumatera Hydro Energy, jalan Prapanca Raya no. 16, kebayoran Baru, Jakarta 12160 Indonesia. , agar segera memberikan sanksi ataupun tindakan tegas (pemecatan) kepada oknum-oknum yang telah melanggar peraturan perusahaan no 52 K. Yang dimana oknum tersebut merupakan salah satu pejabat tinggi di PLTA marancar, yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada semua karyawan, malah sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik kepada seluruh karyawan”, tutur warga sekitar PLTA kepada awak media.

Setelah mendengar tanggapan warga, awak media berusaha berkoordinasi dengan pihak manajemen PLTA Marancar, hal hasil belum ada tanggapan, hingga berita ini di tayangkan.zal