Bobol Gudang Botot dan Toko Grosir, Duo Pemuda Diamankan Personil Reskrim Polsek Teluk Nibung 

TANJUNG BALAI | SUMUT24.co
Kanit Reskrim Ipda JB. Manik, S.Psi., M.Si. dan Personil Reserse Kriminal  Polsek Teluk Nibung berhasil mengamankan Dua orang pria pelaku kasus pencurian Dua lokasi yang berbeda yaitu di gudang botot bro dan grosir UD. Lestari. Pelaku yang bernama Gilang diamankan pada Hari Rabu Tanggal 27 Juli  2022, sekitar Pukul 20.15 Wib di rumah mertuanya daerah Sipori-pori dan Pelaku yang bernama Beben Diamankan sekitar Pukul 21.45 Wib di rumahnya sekitar Kilang SiKocik.
Kedua pelaku yang bernam lengkap  Gilang Hidayat Sitorus Alias Gilang (22), , alamat . ,   Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai dan Erwin Syahputra Alias Beben (21), Nelayan,
alamat Jalan Rel Kereta Api Lingkungan V Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.
Tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi sesuai dengan Nomor  LP/B/65/VII/2022/SPKT/Polsek Teluk Nibung/Polres Tanjung Balai/Polda Sumut Tanggal 8 Juli  2022. Dan Nomor : LP/B/67/VII/2022/SPKT/Polsek Teluk Nibung/Polres Tanjung Balai/Polda Sumut Tanggal 18 Juli  2022.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK.MM, melalui Kapolsek Teluk Nibung AKP RAZ. Simamora mengatakan kronologis kejadiannya “Pada Hari Jumat Tanggal 08 Juli 2022 sekira Pukul 04.17 Wib, telah terjadi pencurian digudang botot Bro dengan cara membobol pintu depan gudang,” Kata Kapolsek.
“Barang yang diambil adalah besi bekas ± 1 ton, tambaga bekas ±1,2 kg, satu buah baterai GS N 150, kuningan  ± 1 kg, babet ± 50 kg.  Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sejumlah Rp. 8.125.000 (delapan juta seratus dua puluh lima ribu rupiah). Lalu Korban melaporkan ke Mapolsek Teluk Nibung,” Tambah Mamora.
“Selanjutnya pada Hari Senin Tanggal 18 Juli 2022, sekira Pukul 00.20 Wib telah terjadi pencurian di toko grosir UD. Lestari dengan cara memanjat tembok belakang toko dan menggunakan sepotong kayu broti,” Ucapanya lagi.
“Adapun barang yang diambil adalah 30 rol kabel visicom, 30 buah bola lampu merk Simon 13 watt, 13 buah bola lampur merk Simon 20 watt, 14 buah pom minyak DF, 24 buah pom oli DF, 24 buah cok sambung, 15 buah senter, 12 buah kepala gas, 40 buah mata keramik merk bosun, 20 buah mata keramik merk Niken, 50 buah bundel pararel. Akibat terjadinya pencurian tersebut pelapor mengalami kerugian material sejumlah Rp. 32.465.000 (tiga puluh dua juta empat ratus enam puluh lima ribu rupiah),” Lukas AKP RAZ. Simamora.(W02)