ALAM YANG KERAS LAHIRKAN GENERASI CERDAS DAN TANGGUH.

Oleh : Marwan Azhari Harahap

Daerah Tabagsel ditandai serta identik dengan diselimuti hutan belantara, iklimnya yg panas, alamnya kering dan keras dan gersang. Sebagian tandus dengan hamparan Padang rumput luas (Savana) di daerah Padang lawas utara.

Kondisi alam seperti ini bagi masyarakatnya yg mayoritas hidup dari bertani-sawah, harus berupaya tetap eksis dan survive membiayai hidup dan menyekolahkan anak2nya.

Agar nasibnya kelak bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Keadaan yang kurang menjanjikan ini, bagi generasi muda menjadi TRIGGER (penggerak/pemicu) untuk berhasil dan sukses.

Akhirnya generasi selanjutnya banyak memilih berhijrah, mencari peruntungan di perantauan (pandaraman) dan melanjutkan studi dikota2 besar (pulau Jawa, pekan baru, Padang dan Medan).

Karena umumnya beranggapan, bahwa menjadi petani kultural turun temurun kurang menjanjikan. Maka tak khayal, pada gelombang selanjutnya, banyak generasi muda Tabagsel berhasil sukses…
Banyak yang sukses menjadi birokrat dan mengisi posisi penting di Pemerintahan, banyak sukses menjadi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, banyak sukses menjadi Wakil Rakyat di daerah lain, ada yang sukses menjadi politisi, pengusaha, jurnalis andal, Sukses berkarir Di TNI dan Polri, Ulama dan Ustadz Kondang, sukses menjadi Advokat dan pengacara dan masih banyak sukses ditempat2 lainnya. (Menjadi Banteng diperantauan”).

Namun kini, ditengah kemakmuran dan kemajuan ekonomi dan kesuksesan yg telah diraih, terkadang kita lalai, bahwa kampung halaman dan saudara2 kita masih banyak yang tertinggal dan bahkan ditinggalkan.

Oleh karenanya tulisan ini, mencoba menyentuh dan mengetuk hati kita semua serta men TRIGGER kembali semangat dan kepedulian kita terutama terhadap kampung halaman Kita Tabagsel dan juga masyarakatnya dimanapun berada, agar bisa lebih maju lagi dan lebih sejahtera…horas…horas…horass..!

*Ketua PP Pemuda Tabagsel