Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) terus menunjukkan keseriusannya dalam membenahi persoalan sampah melalui pembangunan sistem pengelolaan yang modern dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, bersama Wakil Bupati H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., saat meninjau lokasi Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Desa Suro Dingin, Kecamatan Lubuk Barumun, Jumat (26/6/2026).
Peninjauan tersebut menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan fasilitas pengelolaan sampah yang akan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas pada tahun ini.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk mendukung pembangunan dan operasional sistem pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah (TPS).
Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan mengatakan, keberadaan TPS ini diharapkan mampu menjadi solusi terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah Kabupaten Padang Lawas.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya sebatas mengangkut dan membuang limbah, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah melalui proses daur ulang sehingga memiliki manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
"Pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Kita ingin menciptakan sistem yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi mewujudkan Padang Lawas yang lebih bersih dan sehat," ujar Bupati saat melakukan peninjauan.
Dalam program tersebut, sampah anorganik nantinya akan diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai jual, salah satunya paving block. Sementara itu, sampah organik akan diproses menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian masyarakat.
Langkah ini dinilai tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Bupati optimistis, apabila sistem ini berjalan dengan baik, Kabupaten Padang Lawas dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah.
Selain meninjau kesiapan TPS, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengimbau warga agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik, menurutnya, dapat langsung diolah secara mandiri menjadi kompos sehingga mampu mengurangi beban pengelolaan di TPS.
"Mari kita bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Sampah organik sebaiknya dapat diolah di rumah masing-masing sehingga volume sampah yang dibawa ke TPS semakin berkurang," katanya.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang.
Program pengelolaan sampah terpadu ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan target menciptakan sistem pengolahan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah melalui semangat kebersamaan dengan slogan:
"Luruskan Niat, Teruslah Bermanfaat. Tano Adat Digomgom Ibadat, Menuju Padang Lawas Maju."zal
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota