Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal sekaligus temu ramah antara pengurus dan anggota Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel dengan Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, yang digelar di Ruang Kerja Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Jumat (27/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi yang konstruktif antara insan pers dengan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan itu, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution hadir langsung bersama Sekretaris Daerah Afrizal dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rahmad. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun hubungan harmonis dengan organisasi media.
Ketua JMSI Tabagsel, Yusrizal Nasution, bersama para anggota menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.
Menurut Yusrizal, JMSI Tabagsel siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
"JMSI siap berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang objektif, akurat, serta membangun kepada publik," ujarnya.
Dalam arahannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa peran pers sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Media dinilai memiliki fungsi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia berharap JMSI Tabagsel dapat terus berkontribusi dalam memantau perkembangan pembangunan di Mandailing Natal serta memberikan kritik yang bersifat konstruktif.
Hal tersebut, kata Bupati, sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tertuang dalam visi "3M Madina Maju Madani", yang menitikberatkan pada kemajuan daerah dengan tetap menjunjung nilai-nilai sosial dan keagamaan.
Selain itu, Saipullah juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dalam dunia jurnalistik.
Ia menegaskan bahwa insan pers harus selalu berpegang pada kode etik jurnalistik, menjaga independensi, serta menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Hubungan yang sehat antara pemerintah dan media akan melahirkan transparansi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat," tegasnya.
Kegiatan halal bihalal ini berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Diskusi ringan dan obrolan hangat turut mempererat hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga sinergi di masa mendatang.
Melalui pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara JMSI Tabagsel dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dapat semakin solid dalam mendukung pembangunan daerah serta menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News