Kamis, 26 Februari 2026

Panen Perdana Melon di Padang Lawas Capai 1,8 Ton, Jadi Langkah Nyata Tekan Inflasi Daerah

Administrator - Kamis, 26 Februari 2026 03:43 WIB
Panen Perdana Melon di Padang Lawas Capai 1,8 Ton, Jadi Langkah Nyata Tekan Inflasi Daerah
Istimewa
Baca Juga:

Palas | Sumut24.co -

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Hal tersebut dibuktikan melalui panen perdana melon di Kebun Swadaya Percontohan binaan Bupati Padang Lawas yang berlokasi di Komplek Perkantoran Kantor Bupati Padang Lawas, Rabu (24/02/2026).

Program pertanian ini merupakan binaan langsung Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Padang Lawas, Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan.

Dalam panen perdana tersebut, total produksi melon yang berhasil dipetik mencapai sekitar 1,8 ton. Hasil ini dinilai sangat menggembirakan, mengingat masa tanam melon relatif singkat, yakni sekitar 60 hari sejak penanaman hingga panen.

Melon yang dihasilkan dari kebun percontohan ini memiliki kualitas unggul, baik dari segi rasa maupun aroma. Tanaman melon memang memerlukan perawatan khusus, terutama dalam pemberian pupuk yang seimbang serta pengawasan intensif selama masa pertumbuhan. Dengan metode budidaya yang tepat, hasil panen terbukti maksimal dan bernilai ekonomis tinggi.

Bupati Padang Lawas menyampaikan bahwa kebun percontohan ini tidak hanya bertujuan sebagai simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga sebagai motivasi bagi masyarakat untuk mengembangkan komoditas melon sebagai peluang agribisnis baru.

"Melon memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Padang Lawas. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, komoditas ini juga memiliki nilai jual yang baik dan mampu meningkatkan pendapatan petani," ujarnya.

Lebih lanjut, pengembangan melon lokal juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan meningkatnya produksi hortikultura di dalam wilayah, ketergantungan pada pasokan dari luar daerah dapat ditekan sehingga harga di pasar tetap stabil.

Program kebun swadaya percontohan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok tani dan masyarakat luas untuk memanfaatkan lahan produktif secara optimal. Pemerintah daerah mendorong agar budidaya melon dapat diperluas sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Padang Lawas.

Langkah ini sekaligus memperkuat visi pembangunan daerah dalam menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di sektor agribisnis.

Dengan hasil panen mencapai 1,8 ton pada tahap awal, kebun percontohan melon tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Padang Lawas memiliki prospek cerah jika dikelola dengan perencanaan dan pendampingan yang tepat.

Ke depan, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengembangan komoditas hortikultura guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Padang Lawas.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Demi Panen Berkah Ramadan, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Ikut Cabuti Rumput di Lahan Petani, Dansatgas: Bentuk kepedulian dan Kebersamaan
Sergai Posisi Pertama Luas Panen dan Produksi Padi di Sumut, Darma Wijaya: “Berkat Dukungan Berbagai Pihak”
Panen Raya Padi Organik Serdang Bedagai Jadi Bukti Nyata Pertanian Berkelanjutan Berdaya Saing
Pupuk Benteng Tani: Dari Keraguan Petani hingga Bukti Panen Organik Berdaya Saing
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Deli Serdang Laksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025
Polres Serdang Bedagai Ikut Panen Jagung Serentak Kuartal I 2026, Wakapolres dan Bupati Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru