Jumat, 24 April 2026

Gema Wahyu di Ujung Malam: Ketika Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dan Warga Melebur dalam Cahaya Al-Qur'an

Administrator - Senin, 23 Februari 2026 20:16 WIB
Gema Wahyu di Ujung Malam: Ketika Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dan Warga Melebur dalam Cahaya Al-Qur'an
Istimewa
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Malam di Kelurahan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendadak berubah menjadi simfoni langit yang menggetarkan jiwa. Di bawah naungan kubah Mesjid Nurul Huda, Senin (23/02/2026), sebuah pemandangan mengharukan tercipta, melampaui batas-batas tugas kedinasan.

Bukan deru mesin alat berat atau denting cangkul yang terdengar, melainkan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang keluar dari bibir-bibir tegap para ksatria bangsa.

Sertu Darwin Panjaitan bersama rekan-rekan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS tidak hanya datang untuk membangun jalan dan jembatan, melainkan hadir untuk memahat spiritualitas di relung hati masyarakat.

Di atas hamparan karpet hijau yang sakral, Sertu Darwin Panjaitan duduk bersila. Seragam loreng yang menjadi simbol kegagahan di medan laga, kini bersanding khusyuk dengan kain sarung para warga.

Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Yang ada hanyalah hamba-hamba Tuhan yang sedang merindu pada cahaya-Nya.

"Suara mereka yang biasanya tegas memberi instruksi di lapangan, kini melunak dan bergetar saat mengeja huruf demi huruf hijaiah. Setiap ayat yang dibacakan seolah menjadi doa yang menembus cakrawala, memohon keberkahan untuk tanah Angkola Sangkunur yang sedang mereka bangun."

Kegiatan tadarusan bersama ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI lahir dari rakyat, untuk rakyat, dan akan kembali ke rakyat—bahkan dalam urusan akhirat.

Kehadiran para personel Kodim 0212/TS di Mesjid Nurul Huda laksana embun pagi yang menyejukkan dahaga spiritual warga.

Warga yang hadir terpaku dalam haru. Melihat sosok-sosok penjaga kedaulatan negara begitu rendah hati memegang Mushaf, menundukkan kepala dalam tadabur, menciptakan suasana magis yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.

Malam itu, Sangkunur tidak hanya dibangun secara fisik melalui program TMMD, tapi juga dibasuh secara batiniah.

"Kami membangun fisik desa ini dengan keringat, namun kami membangun ukhuwah ini dengan doa dan Al-Qur'an," ungkap salah satu personel dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS membuktikan bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika tangan kanan memegang alat pembangunan, sementara tangan kiri merangkul erat pundak saudara seiman dalam ketaatan.

Senin malam itu akan dikenang sebagai malam di mana Mesjid Nurul Huda menjadi saksi bisu, bahwa di tangan TNI yang tangguh, syiar Islam tetap tegak berdiri, membawa kedamaian yang abadi bagi Bumi Tapanuli Selatan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke-127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS: Sudah Rampung 100 persen
komentar
beritaTerbaru