Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Tapsel | Sumut24.co
Malam di Kelurahan Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendadak berubah menjadi simfoni langit yang menggetarkan jiwa. Di bawah naungan kubah Mesjid Nurul Huda, Senin (23/02/2026), sebuah pemandangan mengharukan tercipta, melampaui batas-batas tugas kedinasan.
Bukan deru mesin alat berat atau denting cangkul yang terdengar, melainkan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang keluar dari bibir-bibir tegap para ksatria bangsa.
Sertu Darwin Panjaitan bersama rekan-rekan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS tidak hanya datang untuk membangun jalan dan jembatan, melainkan hadir untuk memahat spiritualitas di relung hati masyarakat.
Di atas hamparan karpet hijau yang sakral, Sertu Darwin Panjaitan duduk bersila. Seragam loreng yang menjadi simbol kegagahan di medan laga, kini bersanding khusyuk dengan kain sarung para warga.
Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Yang ada hanyalah hamba-hamba Tuhan yang sedang merindu pada cahaya-Nya.
"Suara mereka yang biasanya tegas memberi instruksi di lapangan, kini melunak dan bergetar saat mengeja huruf demi huruf hijaiah. Setiap ayat yang dibacakan seolah menjadi doa yang menembus cakrawala, memohon keberkahan untuk tanah Angkola Sangkunur yang sedang mereka bangun."
Kegiatan tadarusan bersama ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI lahir dari rakyat, untuk rakyat, dan akan kembali ke rakyat—bahkan dalam urusan akhirat.
Kehadiran para personel Kodim 0212/TS di Mesjid Nurul Huda laksana embun pagi yang menyejukkan dahaga spiritual warga.
Warga yang hadir terpaku dalam haru. Melihat sosok-sosok penjaga kedaulatan negara begitu rendah hati memegang Mushaf, menundukkan kepala dalam tadabur, menciptakan suasana magis yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Malam itu, Sangkunur tidak hanya dibangun secara fisik melalui program TMMD, tapi juga dibasuh secara batiniah.
"Kami membangun fisik desa ini dengan keringat, namun kami membangun ukhuwah ini dengan doa dan Al-Qur'an," ungkap salah satu personel dengan mata berkaca-kaca.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS membuktikan bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika tangan kanan memegang alat pembangunan, sementara tangan kiri merangkul erat pundak saudara seiman dalam ketaatan.
Senin malam itu akan dikenang sebagai malam di mana Mesjid Nurul Huda menjadi saksi bisu, bahwa di tangan TNI yang tangguh, syiar Islam tetap tegak berdiri, membawa kedamaian yang abadi bagi Bumi Tapanuli Selatan.zal
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News