Senin, 16 Februari 2026

Bupati Saipullah Buka Mubes III FPPAB Madina, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat

Administrator - Senin, 16 Februari 2026 20:36 WIB
Bupati Saipullah Buka Mubes III FPPAB Madina, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co -

Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) Sidang Kerapatan III Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB), Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Bagas Godang, Saba Purba, Panyabungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam sambutannya, Saipullah yang bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo menegaskan bahwa sidang kerapatan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wujud komitmen bersama untuk menjaga akar budaya, merawat nilai-nilai luhur, serta memperkuat jati diri masyarakat adat di tengah arus modernisasi.

"Keberagaman budaya dan adat istiadat adalah aset yang tak ternilai bagi daerah. Ini harus kita jaga dan kembangkan bersama," ujar Saipullah.

Bupati menekankan bahwa lembaga adat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Keberadaannya, menurut dia, bukan hanya sebagai pelengkap struktur sosial, tetapi sebagai mitra pemerintah dalam membina, melindungi, dan melestarikan budaya lokal.

Ia menjelaskan, nilai-nilai adat yang positif harus tetap dipelihara agar mampu menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi filter dalam menghadapi perubahan zaman.

Untuk itu, Saipullah berharap pengurus FPPAB yang terpilih melalui Mubes ini dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pelestarian adat dan budaya di Madina.

"Kepada pengurus FPPAB yang terpilih nantinya, saya berharap dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus menjaga adat serta budaya di kabupaten ini," katanya.

Ketua FPPAB, Hasanul Arifin Nasution, yang bergelar Patuan Mandailing, menyampaikan bahwa sidang kerapatan ini merupakan forum tertinggi organisasi. Selain sebagai pengambil keputusan strategis, forum ini juga menjadi ruang komunikasi dan evaluasi secara dialogis untuk mempertegas arah perjuangan organisasi ke depan.

Ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun semangat juang dalam mengemban amanah memajukan dan mengembangkan FPPAB sebagai wadah pelestarian adat budaya Mandailing Natal.

Ketua panitia, Ali Rachman Nasution, yang bergelar Sutan Pandu Sakti, melaporkan bahwa jumlah peserta dan peninjau sidang mencapai 100 orang, dengan 20 di antaranya berasal dari unsur FPPAB.

Peserta lainnya terdiri dari utusan raja-raja Panusunan, raja-raja Ihutan, raja-raja Pamusuk dari empat wilayah adat dan kecamatan. Rinciannya, Mandailing Godang sebanyak 30 orang, Mandailing Julu 20 orang, Tanah Ulu Muarasipongi lima orang, Melayu Pesisir Pantai Barat tujuh orang, unsur Naposo Nauli Bulung delapan orang, serta unsur kemargaan suku, etnis, dan paguyuban sebanyak 10 orang.

Kehadiran berbagai unsur adat tersebut menunjukkan kuatnya komitmen kolektif dalam menjaga eksistensi adat dan budaya di Mandailing Natal.

Melalui Mubes III FPPAB ini, diharapkan lahir kepengurusan yang solid serta program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Mandailing Natal.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Bupati Solok Diskusi Bersama Masyarakat Terkait.
Bupati Madina Saipullah Nasution: Nakes Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Mandailing Natal
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Turun ke Desa, Jumat Berkah di Sosa Julu Serap Aspirasi Warga
Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru