Minggu, 15 Februari 2026

Harga Bahan Pokok Dijaga Stabil, Pemkab Paluta Turunkan 1,5 Ton Beras SPHP di Padang Bolak

Administrator - Minggu, 15 Februari 2026 19:57 WIB
Harga Bahan Pokok Dijaga Stabil, Pemkab Paluta Turunkan 1,5 Ton Beras SPHP di Padang Bolak
Istimewa
Baca Juga:

Paluta | Sumut24.co

Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkab menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Masjid Raya Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Sabtu (14/02/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Ramadhan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ridi A.P, bersama Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, analis ketahanan pangan, serta jajaran staf lainnya.

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan berbagai komoditas utama dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Adapun bahan pangan yang dijual antara lain Beras SPHP sebanyak 1,5 ton, Bawang merah 30 kilogram, Cabai merah 20 kilogram, Gula putih 50 kilogram, Telur ayam sebanyak 300 butir.

Seluruh komoditas tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat dengan sistem penjualan terbuka di lokasi kegiatan. Warga terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga menjelang Ramadhan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ridi A.P, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan pasokan tetap aman.

Menurutnya, momen menjelang Ramadhan biasanya diikuti peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

"Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil. Dengan begitu, daya beli masyarakat tidak terganggu," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga.

Pelaksanaan GPM yang dipusatkan di depan Masjid Raya Gunungtua mendapat respons positif dari warga Kecamatan Padang Bolak dan sekitarnya. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Bagi sebagian warga, program ini sangat membantu, terutama dalam menghadapi kebutuhan yang meningkat selama bulan puasa.

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang berpihak kepada masyarakat. Ke depan, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai kecamatan guna memperkuat ketahanan dan stabilitas pangan daerah.

Dengan langkah proaktif ini, Pemkab Paluta menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
UIP SBU Terima Penghargaan Pada Safety Town Hall Meeting PLN 2026
Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil, Pemkab Paluta Lakukan Monitoring Pasar
Pantau GPM Jelang Ramadhan 2026, Wali Kota Tanjungbalai Pastikan Harga Pangan Stabil
Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Saipullah Nasution Canangkan Perkebunan Pisang Percontohan di Madina
Harga Pangan Dijaga, Pemkot Padangsidimpuan Gas Gerakan Pangan Murah
Kabupaten Pakpak Bharat Menerima Penghargaan UHC
komentar
beritaTerbaru