Rabu, 11 Februari 2026

Wamen Investasi BKPM Dukung Potensi Ekonomi Mandailing Natal, Fokus Hilirisasi Kopi dan Energi Terbarukan

Administrator - Jumat, 16 Januari 2026 15:41 WIB
Wamen Investasi BKPM Dukung Potensi Ekonomi Mandailing Natal, Fokus Hilirisasi Kopi dan Energi Terbarukan
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co -

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todouta Pasaribu, memberikan sambutan positif terhadap berbagai potensi ekonomi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dipaparkan langsung oleh Bupati H. Saipullah Nasution dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (14/1).

Usai pertemuan, Bupati Saipullah menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi memberikan respons yang sangat baik terkait arah pembangunan ekonomi Madina.

"Alhamdulillah, Pak Wakil Menteri menyambut baik seluruh potensi ekonomi yang kami sampaikan," ujar Saipullah.

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan Pelabuhan Palimbungan di Kecamatan Batahan. Menurut Bupati, Wamen Todouta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peran pelabuhan ini dalam mendukung distribusi dan efektivitas industri di Madina.

Selain sektor logistik, pembahasan juga difokuskan pada pengembangan Kopi Mandailing (Mandheling Coffee). Pemerintah pusat mendorong peningkatan produksi melalui peremajaan kebun kopi, perbaikan kualitas tanaman, dan pembangunan industri pengolahan kopi.

Bupati Saipullah meyakini hilirisasi kopi Mandailing akan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, termasuk meningkatkan pendapatan petani dan nilai tambah produk lokal.

Tak hanya kopi, komoditas unggulan lainnya seperti kakao dan aren juga menjadi sorotan. Kedua komoditas ini bahkan telah menarik perhatian investor asing, termasuk dari China, untuk dikembangkan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Di sektor energi, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) juga dibahas. Kedua proyek ini sejalan dengan arah pemerintah dalam mendorong energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Wamen Investasi juga memberikan dukungan terhadap program konversi lahan karet tua menjadi komoditas yang lebih produktif, termasuk kelapa sawit. Program ini akan melibatkan kolaborasi antara BKPM dan Kementerian Pertanian untuk mendukung pemerintah daerah.

Selain sektor perkebunan dan energi, Bupati Saipullah juga menyoroti potensi pertambangan rakyat, khususnya emas. Keberadaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 dinilai membuka peluang besar bagi koperasi untuk mengelola Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) hingga 2.500 hektare.

"Ini menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara legal dan berkelanjutan," kata Saipullah.

Menanggapi hal tersebut, Wamen Todouta akan memberikan pendampingan dalam proses perizinan, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas pertambangan secara sah, tertib, dan sesuai aturan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wamen HAM: JMSI Harus Jadi Bagian dari Pelaksanaan Tanggung Jawab Negara
Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi
Bupati Saipullah Temui Wamenkes, Pembangunan RSUD Panyabungan dan Labkesmas Masuk Prioritas
Wamenkop RI Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Mangga Dua, Progres Pembangunan Capai 96 Persen
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Wakil Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Pasokan BBM Dan LPG Jelang Natal Dan Tahun Baru
Wamendagri Bima Arya Tinjau Posko Penanganan Banjir di Kabupaten Solok
komentar
beritaTerbaru