Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+7 Idulfitri 1447H/2026
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Baca Juga:
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
- Ketika Banjir Pergi, Mariono Menemukan Harapan dengan Dibuka Kembali Bengkel Difabel
- Jalin Kolaborasi, PLN UIP SBU dan Kejaksaan Tinggi Aceh Sinergi Tuntaskan Pembangunan Tower Transmisi 150 kV Arun – Bireuen dan Bireuen – Peusangan
ACEH TAMIANG- Di balik hilir mudik helikopter yang membawa sembako dan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kompleks Pertamina EP Rantau Field, terselip kisah heroik Edi Syahroni alias Mas Baron. Ia berenang menembus banjir setinggi tiga meter demi normalkan komunikasi yang terputus.
Mas Baron yang sehari-hari bekerja pada bidang IT Pertamina EP Pangkalan Susu Field mendapat informasi yang berseliweran di media sosial mengenai horornya kondisi di Aceh Tamiang.
Bersama sejumlah orang lainnya, Baron bergegas menyambangi Aceh Tamiang setelah mendapat perintah dari Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto. Dan, Pimpinan IT Officer Pangkalan Susu, Joko Nazaruddin. Tim pun pergi dengan membawa starlink, laptop dan sembako ke Aceh Tamiang. Mereka naik kapal LCT dari Dermaga Pertamina EP Pangkalan Susu dan sandar di Dermaga Serang Jaya, Aceh Tamiang.
"Hari kedua bencana banjir bandang tepatnya Jumat (28/12) kami dapat perintah untuk membawa starlink ke PEP Rantau Field. Jadi, kami ke sana naik kapal turun di Dermaga Serang Jaya," ujarnya saat berbincang, Senin (26/12).
Setiba di Dermaga Serang Jaya, tim dari PEP Pangkalan Susu kemudian menuju ke Gudang Handak. Dalam perjalanannya, ia menyaksikan kondisi yang mengenaskan. Ada beberapa rumah tertimpa rumah. Ada juga rumah runtuh. Warga harus rela meninggalkan desa yang sudah hancur tersapu air.
Di tengah perjalanan, ia bersama rekan-rekannya bertemu tiga orang security dari PEP Rantau Field. Mereka kemudian dibantu melewati daerah Lumpuran lewat jalur alternatif.
"Dari Gudang Handak kami berenang membawa starlink dan laptop menuju PEP Rantau Field. Ketinggian air masih lumayan sekira tiga meter. Bagaimana caranya starlink harus menyala agar komunikasi tidak terputus di PEP Rantau Field," katanya.
Setelah berenang ratusan meter, ia bersama tim tiba di kawasan Pertamina EP Rantau Field. Lalu, mereka menuju Gedung Crisis Center memasang starlink.
"Selama berenang itu, kami ada tiga kali istirahat. Setelah istirahat berenang lagi. Kami tiba di Kompleks PEP Rantau Field pada Sabtu (29/12). Saya langsung pasang starlink agar akses komunikasi normal," ujarnya.
Sementara itu, General Manager (GM) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, Hari Widodo memberikan apresiasi terhadap Edi Syahroni alias Mas Baron bersama empat tim dari PEP Pangkalan Susu Field lainnya. Lewat perjuangan Mas Baron dan rekan-rekan akses komunikasi di PEP Rantau Field berangsur normal.
"Saya terakhir komunikasi dengan teman-teman Rantau Field pada Kamis (27/12). Saat ini, saya dengar kabar masjid sudah kena banjir. Saya sampaikan kawan-kawan harus bisa dapat akses komunikasi. Makanya, begitu tahu keadaan teman-teman saya tenang," katanya.
Menurutnya, perjuangan Mas Baron dan tim sangat penting dalam membuka akses komunikasi yang sempat terputus. Adanya komunikasi membuat tim bisa bekerja cepat melakukan distribusi sembako hingga melakukan evakuasi.
"Saya sangat mengapresiasi Mas Baron dan tim dari PEP Pangkalan Susu Field yang berjuang membawa starlink. Apalagi, mereka berenang supaya komunikasi di PEP Rantau tidak terputus. Lewat komunikasi yang normal, kerja-kerja distribusi sembako dan evakuasi jadi lebih cepat," ungkapnya.
(*)
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
kota
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota