JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Baca Juga:
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk penanganan bencana alam yang melanda wilayah Sumut. Bantuan diserahkan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura, kepada Wakil Gubernur Sumut Surya, di Posko Darurat Bencana Sumut, Jalan AH Nasution Medan, Senin (22/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sumut Surya menyampaikan terima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia, terutama bantuan dari Kepri yang sampai saat ini bantuan kemanusiaan untuk Sumut, terus berdatangan. Ini membuktikan Sumut tidak sendiri menghadapi musibah ini.
"Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Kepulauan Riau. Bantuan ini sangat berarti dan menunjukkan bahwa kami tidak sendiri menghadapi musibah ini," ucap Wagub Surya.
Surya memaparkan kondisi terkini bencana yang telah berlangsung sejak 25 November lalu. Hingga saat ini, tercatat 14 kabupaten dan 5 kota di Sumut terdampak bencana, dengan fokus perhatian utama saat ini berada di Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Utara (Taput), dan Kota Sibolga, karena tiga daerah ini masih berdampak dari bencana tersebut.
"Masih ada desa yang terisolasi karena akses jalan terputus, dan bantuan akan terus kami dorong ke sana," ujar Surya.
Surya menyampaikan bahwa logistik terus didistribusikan setiap hari melalui posko-posko di tingkat kecamatan guna meringankan beban pemerintah daerah setempat. Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 608,95 ton, yang berasal dari Posko Utama (298,11 ton) dan Lanud Soewondo (310,84 ton).
Untuk korban jiwa data yang dihimpun sampai saat ini adalah 370 orang meninggal dunia, 72 orang masih dalam pencarian, 242 jiwa luka luka dan pengungsi sebanyak 3.066 Kepala Keluarga (KK).
Pemprov Sumut memastikan seluruh bantuan keuangan dan logistik akan segera disalurkan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan, terutama daerah yang hingga kini masih berstatus darurat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, kesempatan itu menyampaikan rasa duka mendalam dari seluruh masyarakat Kepri untuk Sumut. Ia mengajak semua pihak untuk "berlomba-lomba dalam kebaikan" guna mempercepat pemulihan daerah terdampak.
Total bantuan yang diserahkan Pemprov Kepri mencapai Rp1,153 miliar, dengan rincian dari Pemprov Kepulauan Riau Rp500 juta, Baznas Kepri Rp200 juta, Donasi Masyarakat Kepri: Rp400 juta dan Donasi Masyarakat Kabupaten Lingga Rp53 juta.
"Kami mendoakan yang terbaik agar saudara-saudara kita di Sumut secepatnya bisa kembali pulih dan beraktivitas normal. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban," tutur Nyanyang. **
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
kota
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
kota
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
kota
Sergai sumut24.co Tradisi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan dengan pawai obor kembali menggema di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupat
News
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
kota