D’Legends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan–Banda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan*
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
Baca Juga:
- PBG dan Tata Ruang Dipertanyakan, Aliansi Mahasiswa Aktivis Sumut Geruduk Dinas Perkim Medan
- Soal Kasus Pelanggaran Penyalur TKI Dilakukan Safarian Alias Nek Nino, Penyidik PPA/PPO Polda Sumut Akan Berkordinasi Dengan Dirjen Imigrasi Sumut
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Koordinasi Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Upaya Dorong Sinergi Berkelanjutan
MEDAN, -Target ambisius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk menarik
wisatawan mancanegara justru menyingkap kelemahan mendasar dalam tata kelola pariwisata daerah.
Berdasarkan data yang disampaikan sebanyak 300-360 ribu wisatawan mancanegara pada 2025. Namun untuk target 2026 belum ada target yang disusun, apalagi Dinas Pariwisata Sumut tidak memiliki calendar of event (CoE).
Hal ini terungkap dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (24/11). Ketiadaan CoE ini membuat strategi pariwisata Sumut tampak seperti bergerak tanpa arah, tanpa peta, dan tanpa kepastian.
Padahal daerah lain di Indonesia sudah menjadikan CoE sebagai instrumen wajib dalam pemasaran wisata.
Sekretaris Dinas Pariwisata Sumut, Ibnu Akbar melalui staf Bidang Pemasaran, Nisa, menyebut bahwa pencapaian target wisman akan dilakukan melalui penyelenggaraan event nasional dan internasional seperti.
"Misalnya, F1 H2O, Aquabike," kata Nisa menjawab pertanyaan wartawan.
Namun, penyebutan event tanpa kalender resmi justru memperkuat kesan bahwa Sumut hanya mengandalkan event "musiman" tanpa konsolidasi promosi yang terstruktur.
Pelaku wisata, media, bahkan masyarakat tidak memiliki akses pada jadwal pasti, sebuah kelemahan yang langsung berimbas pada perencanaan perjalanan wisatawan.
Dinas Pariwisata Sumut juga menempatkan prioritas pada event yang lolos kurasi Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf, seperti: Gelar Melayu Serumpun-Medan, Festival Aikula-Nias Barat, Maniau Moloves& Nias Selatan dan Festival Bunga dan Buah-Karo.
Namun, jumlah festival yang sebelumnya disampaikan ternyata harus dikoreksi lagi. Ketidaktepatan data internal ini semakin memperkuat kesan bahwa tata kelola event belum rapi.
Alih-alih punya strategi mandiri, Sumut tampak hanya menjadi "follower" program pusat. Tanpa pembenahan mendasar ini, target wisman hanya akan menjadi angka yang berulang dalam setiap paparan, tanpa lompatan nyata.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News
Musa Rajekshah Hadiri Mubes XI Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno Kembali Ditetapkan sebagai Ketua Umum
News
KPLP Richwell Hutagakung Ingatkan Tahanan Baru Lapas Padangsidimpuan Disiplin dan Kesehatan Jadi Prioritas
News
Operasi Sarang Narkoba di Silayanglayang, Tiga Pria Positif Sabu, Polres Padangsidimpuan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar
News