Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Baca Juga:
Binjai | Sumut24.co
Suasana politik Kota Binjai kembali menghangat. Ketua Dewan Pakar DPC KAHMI Kota Binjai, H. Syahrir Nasution, SE., MM., melontarkan kritik tajam terhadap Wali Kota Binjai terkait ketidakjelasan penggunaan Dana Intensif Fiskal (DIF) yang hingga kini belum ada kejelasan hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum (APH), khususnya Kejaksaan.Syahrir menilai, publik Binjai berhak mengetahui transparansi pengelolaan dana tersebut. "Sampai hari ini, masyarakat belum tahu juntrungannya ke mana dana DIF itu. Tau-tau muncul berita bahwa anggota dewan meminta Kejaksaan kembali memeriksa Wali Kota Binjai terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit. Ini tentu memunculkan tanda tanya besar," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/11).
Menurutnya, langkah anggota DPRD Kota Binjai yang meminta Kejaksaan memeriksa kembali Wali Kota adalah hal wajar dalam menjalankan fungsi pengawasan. "Jangan katakan karena mereka dari partai berkuasa, maka semuanya bisa dilakukan seenaknya. Sebagai wakil rakyat, sudah tugas mereka bersuara. Kalau diam, nanti dikira ada yang macam-macam," tegas Syahrir.
Lebih jauh, ia mengungkapkan adanya suara miring yang menyebut sebagian kalangan KAHMI Binjai justru menjadi "tameng" politik bagi Wali Kota. Hal ini membuatnya geram. "Saya sudah peringatkan, DPD KAHMI Binjai jangan jadi think tank atau tim pembisik pribadi Wali Kota. Itu bukan fungsi KAHMI. KAHMI harus tetap independen dan berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kekuasaan," ujarnya menegaskan.
Syahrir juga mengingatkan bahwa arogansi dalam kepemimpinan hanya akan menimbulkan perlawanan rakyat. "Kota Binjai ini tidak akan bergerak sedikit pun bila pemimpinnya masih merasa warganya 'tidak ada apa-apanya'. Jangan lupa, lantai yang licin bisa membuat siapa pun terpeleset. Begitu juga masyarakat Binjai — mereka bisa melawan, meski tidak selalu secara sporadis," ucapnya mengutip pernyataan seorang fungsionaris KAHMI Binjai.
Pernyataan keras dari Dewan Pakar KAHMI ini menambah tekanan politik terhadap Wali Kota Binjai di tengah sorotan publik atas dua isu besar: dugaan ketidakjelasan dana DIF dan polemik DBH sawit. Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam menelusuri dugaan penyimpangan tersebut.red2
Dugaan Penipuan Miliaran Rupiah Libatkan Eks Polisi dan Anggota DPRD, 34 Personel Polres Padangsidimpuan Jadi Korban
kota
Sinergi Lewat Olahraga! Polres Padangsidimpuan Tumbangkan Bank Mandiri di Laga Seru
kota
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolres Yon Edi Winara Pimpin Perbaikan Jembatan Gantung Merah Putih di Tapsel
kota
Dorong Pelayanan Publik Lebih Baik, Sekda Madina Afrizal Nasution Minta ASN Tingkatkan Disiplin
kota
59 Pejabat Dilantik Sekaligus! Bupati Madina Saipullah Nasution Kirim Pesan Tegas ke ASN
kota
Kelistrikan Dibahas Serius, PLN dan Pemkab Madina Sepakat Sinkronkan Data Lampu Jalan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya perencanaan matang, humanis, serta pertimbangan estetika da
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai memasuki tahapan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memaparkan capaian dan strategi penurunan tingkat pengangguran terbuka (T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarak
News