Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Baca Juga:
Medan — Kabar duka datang dari dunia aktivisme dan politik Sumatera Utara. Feri Nofirman Tanjung, tokoh muda yang dikenal luas karena dedikasinya di berbagai bidang, berpulang ke rahmatullah siang tadi.
Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang vokal, konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat, serta membangun narasi kebangsaan yang konstruktif. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan perjuangan dan masyarakat yang mengenalnya.
Aktivis yang Tumbuh dari Akar Organisasi Kepemudaan
Feri memulai kiprahnya di organisasi sejak masa mahasiswa melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Dari sana, langkahnya terus berkembang, termasuk terlibat aktif dalam Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara.
Ia juga tercatat sebagai Sekretaris DPD Korps Indonesia Muda (KIM) Sumatera Utara dan Sekretaris Jenderal DPD Laskar Macan Asia (LMA) Sumut. Dalam perannya, Feri dikenal sebagai sosok yang tekun mengadvokasi isu-isu kepemudaan dan aktif menjembatani dialog lintas elemen masyarakat.
Peran Strategis dalam Politik Lokal
Pada Pemilu 2024, Feri menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Barisan Nasional Bela Ganjar (BNBG), sebuah tim relawan pendukung pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud. Ia menjadi wajah muda yang tampil dalam berbagai forum publik, menekankan pentingnya etika dalam berpolitik dan menolak kampanye negatif.
Komitmennya terhadap politik yang bersih dan berintegritas menjadikannya panutan di tengah generasi muda yang tengah mencari arah dalam keterlibatan politik.
Akademisi yang Peduli pada Budaya dan Komunitas Lokal
Feri bukan hanya seorang aktivis dan politisi, tetapi juga seorang akademisi. Pada tahun 2015, ia menulis tesis magister berjudul "Ritual Pangguni Uttiram pada Komunitas Suku Tamil di Lubuk Pakam, Deli Serdang" di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Karyanya menjadi kontribusi penting dalam kajian antropologi budaya, menyoroti keragaman etnik dan keagamaan di Sumatera Utara.
Ia juga terlibat dalam penulisan karya kolaboratif mengenai otonomi daerah, yang diterbitkan oleh Yayasan Obor, memperkuat kiprahnya dalam pemikiran kebangsaan dan tata kelola daerah.
Kepergian yang Meninggalkan Jejak
Senin lalu, kondisi almarhum sempat dipantau lewat video call oleh sejumlah sahabat. Dalam perawatan intensif di rumah sakit, komunikasi sudah sangat terbatas. Siang tadi, kabar duka itu datang. Sosok yang selama ini menjadi penggerak di tengah sunyi, telah kembali kepada Sang Khalik.
Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa 'afihi wa'fu 'anhu.
Semoga segala amal baiknya diterima di sisi Allah SWT, dan perjuangannya menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin meniti jalan serupa—jalan pengabdian, ilmu, dan keteladanan.rel
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota
Setetes Darah untuk Sesama, Ini Komitmen PT NSHE Sambut Bulan K3 Nasional 2026
kota
Transaksi Sabu di Jalinsum Sipirok Digagalkan, Pemuda 31 Tahun Dibekuk Polres Tapsel
kota
Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil, Pemkab Paluta Lakukan Monitoring Pasar
kota
Polres Padangsidimpuan Jemput Paksa Wakil Direktur CV Karya Indah Sumatera, AKBP Wira Prayatna Terus Lakukan Pengembangan Projek Taman Dek K
kota