Arsitektur Baru Ekonomi Syariah: Industri Keuangan, Teknologi, dan Daya Saing
Arsitektur Baru Ekonomi Syariah Industri Keuangan, Teknologi, dan Daya Saing
kota
Baca Juga:
Bayangkan, kini warga negara Indonesia bisa lebih mudah bolak-balik Eropa tanpa perlu repot mengurus visa berulang kali. Setelah kunjungan kedua ke negara-negara Uni Eropa, kita sudah bisa mengajukan Visa Schengen Multi-Entry. Visa ini ibarat kunci emas yang membuka akses bebas keluar-masuk ke 26 negara Schengen, mulai dari Prancis, Jerman, Italia, hingga Belanda, tanpa harus mengurus visa baru setiap kali bepergian. Masa berlaku visa ini pun cukup panjang, antara 1 hingga 5 tahun, tergantung kebijakan masing-masing konsulat.
Tentu saja, visa ini tidak berlaku untuk pelajar atau pekerja. Tapi bagi para pengusaha dan profesional, ini adalah peluang emas. Bayangkan saja, melakukan perjalanan bisnis sambil wisata, berpindah dari satu negara ke negara lain tanpa khawatir pemeriksaan perbatasan yang merepotkan. Batas internal antar negara Schengen memang telah dihapus, dan kita bisa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari.
Ambil contoh Jerman. Negeri ini adalah salah satu tujuan favorit para pengusaha Indonesia. Produk ekspor kita yang sering mendarat di sana antara lain tekstil, hasil pertanian, minyak nabati, alas kaki, hingga bijih mineral. Kini, dengan visa multi-entry, pengusaha kita bisa memperluas langkah, tak hanya berhenti di Jerman, tapi juga merambah 26 negara Schengen lainnya.
Mari kita bayangkan skenarionya: selama ini, perusahaan kita mungkin hanya mengekspor tekstil dan hasil pertanian langsung ke Jerman. Tapi dengan kemudahan multi-entry, divisi penjualan bisa mulai merancang ekspansi ke pasar lain di Eropa. Ini sejalan dengan strategi pemerintah Indonesia yang ingin mendiversifikasi pasar ekspor kita, apalagi di tengah tekanan tarif impor dari AS yang kabarnya bisa mencapai 32%.
Produk unggulan seperti kopi, kakao, tekstil, bahkan kerajinan tangan, kini bisa langsung dipromosikan ke berbagai pasar Eropa. Kunjungan berulang menjadi lebih mudah, memperkuat daya saing kita dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam atau Malaysia.
Kabar baik ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat kunjungannya ke Brussels, Belgia, pada 13 Juli 2025. Dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Indonesia merampungkan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Salah satu poin pentingnya adalah pembebasan tarif untuk sekitar 80% produk ekspor Indonesia ke Uni Eropa dalam 1-2 tahun setelah implementasi.
Ini tentu kabar baik bagi produk-produk kita seperti minyak kelapa sawit, tembaga, asam lemak industri, hingga alas kaki, yang kini bisa lebih kompetitif dibanding produk dari Vietnam atau Malaysia.
Dengan akses perjalanan yang lebih leluasa ini, tim penjualan dari perusahaan ekspor Indonesia punya keleluasaan lebih untuk melakukan riset pasar langsung di berbagai negara Eropa. Mereka bisa mengamati kebutuhan tiap pasar, memastikan logistik berjalan lancar, dan membangun rantai pasok yang kokoh untuk memperluas distribusi produk kita di sana.
Singkat kata, dengan kebijakan visa baru ini, saatnya kopi, kakao, tekstil, dan alas kaki kita melangkah lebih jauh — menembus jantung Eropa.
Penulis adalah Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia
Arsitektur Baru Ekonomi Syariah Industri Keuangan, Teknologi, dan Daya Saing
kota
Selat Malaka dan Ujian Kredibilitas Indonesia dalam Perspektif Imigrasi
kota
Binjai Ketua Tani Merdeka Sumatera Utara, Gusmiyadi, menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupate
Politik
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk me
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tan
News
Binjai Sumut24.co Pada periode awal kepemimpinannya, Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai pilar utama ke
News
Simulasi Sispamkota Digelar Serius, Pemkot Medan Apresiasi dan Yakin Polda Sumut Mampu Hadapi Segala Ancaman
kota
Jakarta Sumut24.coPrabowo Subianto memanggil Listyo Sigit Prabowo ke kediamannya di Hambalang, Jumat (24/4/2026). Pertemuan yang berlangsu
News
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya keselarasan peran perempuan, baik di li
kota
sumut24.co MedanHarapan akan rasa aman bagi warga Kota Medan semakin menguat. Hal ini ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas
kota