Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H+7 Idulfitri 1447H/2026
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Baca Juga:
- Pelatihan Jurnalistik Dinas Kominfo Asahan Dorong Profesionalisme Media Lokal
- Wisuda Periode II 2026 UNPRI Jadi Panggung Global : Pengukuhan 1.141 Lulusan Dan Adjunct Professor Internasional
- Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
MEDAN— Suasana peliputan di Balai Kota Medan pada Rabu (16/7/2025), mendadak memanas. Hal ini dipicu oleh aksi Rio Adrian Sukma, Sekretaris DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Medan merangkap tenaga ahli di lingkungan Pemko Medan, yang diduga menghalangi kerja jurnalis. sehingga seperti nya Rio tidak menghargai Ketum Nasdem yang juga seorang Wartawan kawakan dan senior sehingga jelas Rio sudah mencoreng nama baik Ketum Nasdem Surya Paloh pemilik Media ternama.
Insiden terjadi saat jurnalis tengah merekam momen santai Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menandatangani dokumen di atas pundak stafnya, sebelum beranjak menuju mobil. Tiba-tiba, Rio Adrian menghampiri dan membentak wartawan dengan nada tinggi.
"Kau mau ngapain, mau ngapain?" ujat Rio dengan nada membentak kepada wartawan Harian Tribun Medan, Dedy Kurniawan, sembari mencoba menghalangi proses peliputan yang tengah berlangsung.
Dedy Kurniawan yang merasa diintimidasi, membalas dengan mempertanyakan sikap Rio.
"Kamu siapa? Kenapa nadamu tinggi? Kenapa menghalangi media? Saya ini wartawan yang meliput di Pemko Medan," sahutnya dengan nada tegas.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya seorang anggota Satpol PP yang bertugas di balai kota mencoba meredam ketegangan dengan menenangkan kedua pihak. Sementara Rio terlihat masih menggerutu dan berbicara dengan nada tinggi.
"Sudah, sudah ya, bang," ujar petugas Satpol PP sambil merangkul wartawan yang dihalangi.
Peristiwa ini mengganggu suasana peliputan yang sebelumnya berlangsung kondusif. Sebelumnya, Wali Kota Rico Waas sempat melayani wawancara secara santai dengan wartawan. Ia menjawab sejumlah pertanyaan terkait seleksi terbuka empat jabatan eselon II serta isu pejabat kecamatan dan kelurahan yang dikabarkan kembali aktif meski sebelumnya bermasalah.
"Saya pastikan itu tidak benar. Tidak ada yang kembali aktif. Saya langsung tanya ke Kak Habibie (Plt Kepala Inspektorat). Isu di TikTok itu tidak akurat, seolah-olah tajam ke camat saja. Coba pastikan kembali ke Kak Habibie," tegas Rico yang juga politisi muda Partai NasDem Sumut ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Rio Adrian Sukma terkait insiden tersebut. Namun, sejumlah jurnalis yang ikut dalam wawancara tersebut menilai tindakan menghalangi kerja wartawan merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. red2
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
kota
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota