Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
Baca Juga:
- Bupati dan Forkopimda Asahan Turun Langsung Pantau Pilkades Serentak 2026, Pastikan Proses Demokrasi Desa Berjalan Aman, Adil dan Kondusif
- Kades Sei Musam Akui Terbatas Tangani Jalan dan Jembatan Rusak: Kami Sudah Berupaya
- Pilkades Serentak Asahan 2026 Dideklarasikan Damai : "Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara"
Kegiatan yang seharusnya bersifat terbuka untuk masyarakat ini justru berujung kericuhan. Wartawan yang hendak mengkonfirmasi kegiatan kepada pihak pemerintah desa tiba-tiba menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang yang diduga merupakan kerabat dari Kepala Desa setempat.
"Saya datang meliput kegiatan, belum sempat bertanya atau memperkenalkan diri, tiba-tiba saya dipukul. Kejadiannya sangat cepat," ujar Fatinaso Buulolo dalam keterangannya, Jumat (20/6/2025).
Diketahui, kedua pelaku yang melakukan kekerasan terhadap wartawan tersebut adalah Sokhiato Halawa — seorang guru di SMK PTGK — dan Manotona Halawa, yang juga merupakan perangkat Desa Amorosa. Keduanya disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa Amorosa.
Warga yang berada di lokasi mempertanyakan mengapa musyawarah koperasi hanya dihadiri oleh pihak keluarga Kepala Desa, tanpa melibatkan masyarakat luas. Salah satu warga sempat memvideokan situasi, namun justru dilarang oleh guru SMK tersebut. Ketegangan pun meningkat, hingga berujung pada pengeroyokan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
Fatinaso mengaku telah membuat laporan resmi ke Polsek Nias Selatan, dan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh penyidik.
"Ini jelas bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers. Sebagai jurnalis, saya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin hak wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada permintaan maaf ataupun itikad baik dari pihak keluarga Kepala Desa kepada korban. Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini agar menjadi pelajaran bagi siapapun yang mencoba menghalangi tugas jurnalistik di lapangan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News
Musa Rajekshah Hadiri Mubes XI Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno Kembali Ditetapkan sebagai Ketua Umum
News