Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Baca Juga:
Program ini diprakarsai oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan ditargetkan untuk menyentuh 82,9 juta anak di seluruh penjuru Indonesia hingga akhir Desember 2025.
Program MBG ini bukan sekadar bantuan makanan harian, tapi sebuah misi besar untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.
Dengan pendekatan yang sistematis dan terarah, program ini menjadi salah satu prioritas utama dalam kebijakan pembangunan kesehatan masyarakat era pemerintahan Prabowo-Gibran.
*Dapur MBG di Sumatera Utara: 64 Sudah Berdiri, Tapi Baru 2 yang Aktif?*
Dalam agenda sosialisasi program MBG di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) pada Kamis, 12 Juni 2025, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN, Ade Tias Maulana, menjelaskan perkembangan implementasi program ini di lapangan.
"Target kita jelas, pada akhir Desember 2025 seluruh anak Indonesia, termasuk yang tinggal di pelosok, harus sudah merasakan manfaat dari MBG. Jumlahnya tidak main-main, 82,9 juta anak," tegas Ade Tias saat memberikan keterangan kepada wartawan di Aula Sopo Bahal, Hotel Mitra, Paluta.
Menariknya, dari 64 dapur MBG yang sudah berdiri di Provinsi Sumatera Utara, hanya dua kabupaten yang saat ini aktif menjalankan operasionalnya, yaitu Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: Kenapa hanya dua daerah yang aktif?
Menurut Ade, salah satu tantangan utama adalah masalah koordinasi teknis dan kesiapan sumber daya manusia di tingkat lokal.
*Gizi Adalah Kunci, Bukan Pilihan*
Lebih jauh, Ade menekankan bahwa MBG bukan hanya soal memberikan makanan, tapi upaya sistematis untuk memperbaiki kualitas pertumbuhan anak sejak dini.
"Kalau kita mau mencetak generasi unggul di masa depan, kita tidak boleh abai terhadap asupan gizi mereka hari ini. Program MBG ini dirancang menyasar langsung anak-anak sekolah dan juga ibu hamil agar tidak ada lagi gangguan pertumbuhan karena kurang gizi," jelasnya.
Hadir pula dalam sosialisasi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar Sitorus, yang menunjukkan dukungan kuat terhadap inisiatif BGN.
"Saya mengapresiasi Pak Ade Tias yang datang langsung dari Jakarta ke daerah untuk menyosialisasikan program ini. Ini bukan program sembarangan, ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa," ujar Sihar dalam pidatonya.
Ia juga menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar program ini benar-benar sampai ke masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil dan minim akses di Sumatera Utara.zal
Tambang Emas Ilegal Madina Bagaikan Dracin, Daftar Nama Terungkap, Haruskah Menunggu Perintah "KAPOLRI"
kota
Antusiasme Tinggi! 111 Pendaftar Ikuti Verifikasi Seleksi Polri 2026 di Padangsidimpuan
kota
Balita Hilang di SPBU Hutalombang, Polres Padang Lawas Sigap Memulangkan ke Orang Tua
kota
Bupati Madina Dorong Pelestarian Tradisi Lubuk Larangan untuk Ekosistem dan Masyarakat
kota
Lebih dari 3,5 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H7 Idulfitri 1447H/2026
kota
Kapolresta Deli Serdang Pantau Aktivitas Arus Balik Lebaran 1447 H di Bandara Kualanam
kota
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News