Dugaan Pemain 'Sisipan', Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten: Gubsu Bobby Harus Bertindak
Dugaan Pemain &039Sisipan&039, Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten Gubsu Bobby Harus Bertindak
kota
Baca Juga:
- Menindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri, Kelurahan Terjun Bersama Ormas Menindak Lanjuti Terasli Dengan Gotong Royong
- BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan di Ramadhan ke-27, Didukung PTPN IV Regional I dan Perumda Tirtanadi
- Dirut Perumda Tirtanadi Saksikan Pasar Murah Gawean Perumda Tirtanadi di Kelurahan Aur Medan
Beruntung, polisi lalu lintas berhasil menggagalkan aksi warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun yang sempat hendak melompat dari atas jembatan layang tersebut.
Ketika itu, tiga personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bernama Aipda Damendra Butar Butar, Aiptu Faisal dan Ipda Wahyu melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Aipda Damendra Butar Butar mengatakan, pihaknya menyelamatkan warga yang hendak bunuh diri sekira pukul 11.00 WIB.
Awalnya, polisi mendapatkan informasi adanya seorang perempuan yang mau melompat dari atas jembatan.
Karena itu, polantas bergerak dari arah pos di sekitar Indogrosir, Jalan SM Raja ke Fly Over mengarah ke Polda Sumut.
Saat polantas datang, NPK sudah tidak ada sehingga personel memutar balik dari arah Polda Sumut ke pos lalu lintas sambil mengecek ulang.
Sampainya di halte bus, sekitar 100 meter dari jembatan layang ada seorang perempuan memakai kaus, hijab hitam sedang tergeletak di lantai halte. Terlihat juga sejumlah warga.
"Ketika kami cek nggak ada. Begitu kami balik, ada ibu-ibu tergeletak di halte," kata Aipda Damendra Butar Butar, Rabu (19/3/2025).
Setelah mendatangi korban, ketiga personel polantas tersebut mencoba menenangkannya.
Polisi melihat ada berkas perceraian antara NPK dan suaminya.
Saat ditanyai, ternyata wanita tersebut baru saja menghadiri persidangan perceraian di Pengadilan Agama Medan, tak jauh dari Fly Over Amplas.
Dia nekat mencoba mengakhiri hidupnya karena frustasi bercerai dengan sang suami.
Selain itu, anaknya terpaksa dikeluarkan dari sekolah karena suami tak lagi membiayai pendidikan anaknya.
"Dia habis sidang, frustasi katanya. Kemudian anaknya itu dikeluarkan dari sekolah karena gak mampu bayar uang sekolah," sebutnya.
NPK juga mengaku kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya.
Sehingga tiga personel Ditlantas Polda Sumut ini membawa NPK ke Polsek Medan Kota agar membuat laporan.
"Setelah kami tenangkan, kami bawa ke Polsek Medan Kota karena dia juga korban KDRT," pungkasnya.(W05)
Teks foto :
Personel Ditlantas Polda Sumut menenangkan IRT yang hendak bunuh diri di Fly Over Amplas, Rabu (19/3/2025)(W05)
Dugaan Pemain &039Sisipan&039, Panitia Pelaksana Porwasu Dituding Tak Kompeten Gubsu Bobby Harus Bertindak
kota
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menggelar rapat koordinasi strategis bersama Konsulat Jenderal Malaysia di Medan dalam
kota
Jakarta Di tengah kebijakan work from home (WFH) hybrid yang diterapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak 2023, Ir. H. Abdul
News
Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 di Berastagi Dorong Kampus Lebih Inklusif, Adaptif, dan Berdampak
kota
Medan sumut24.co Dalam rangka menindak lanjuti Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Kelurahan Terjun, Keca
kota
BATALYON PARAKO 463 PASGAT LEPAS PRAJURIT PANCAWARA MELAKSANAKAN SATGAS PAMTAS RIPNG TH 2026.
kota
Sergai sumut24.co Jurnalis FC Serdang Bedagai (Sergai) membuka kiprahnya dengan hasil gemilang pada ajang Mini Soccer Jurnalis Club Piala
Sport
Sergai sumut24.co Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Goes to School di SM
News
Sergai sumut24.co Warga di sekitar Pajak Baru, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) digegerkan
Hukum
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Adlin Tambunan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkunga
News