8 Tahanan Kabur Setelah Merusak Plafon RTP Polres Sergai, Kapolres Sergai Pimpin Penyisiran dan Pencarian

92
Foto : Kapolres AKBP Robin Simatupang saat memimpin penyisiran dan pencarian bersama dengan jajarannya di wilayah Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah.|Ist

SERGAI | SUMUT24.co

 

Sebanyak delapan orang tahanan kasus narkoba di Ruangan Tahanan Polisi (RTP) Polres Sergai Kabupaten Serdang Bedagai, Polda Sumatera Utara berhasil kabr dengan melarikan diri.

 

Kedelapan orang tersangka melarikan diri setelah terlebih dahulu menjebol plafon (asbes) dengan cara menggergaji tralis besi dibagian atap kamar mandi tahanan yang diduga sudah melebihi kapasitas, Minggu (22/11/2020).

 

Informasi yang diperoleh, kejadian kaburnya para tahanan terjadi pada, Minggu (22/11/2020) pagi dini hari sekira pukul 03.30 WIB, dengan cara menggergaji tralis besi atap kamar mandi hingga tembus ke bagian belakang bangunan RTP.

 

Adapun ke delapan tahanan narkoba yang kabur masing-masing, Zulkifli Matondang, Edi Syahputra, M Yusuf, Irwansyah Lubis, Sukirman, Reza Pratama, Putra Agus Pratama, M Arifin.

 

Pelarian tahanan narkoba kabur, atas dengan adanya laporan tahanan Reskrim inisial H alias D yang mana sekitar 03.30 WIB untuk melaksanakan salat tahajud dan mengambil air wudhu kekamar mandi.

 

Melihat ada hal yang janggal bahwa ada pecahan plafon yang berserakan, H alias D kemudian langsung keluar dari kamar mandi untuk membangunkan teman tahanan lainya inisial DG dan membangunkan tahanan yang berada di lorong inisial MAN alias Layau.

 

Mengetahui adanya tahana kabur seorang tahanan berinisial RH mengatakan petugas piket jaga RTP Briptu BS untuk memberitahukan adanya tahanan kabur lewat kamar mandi dan menjebol Plafon Blok C diduga dengan cara menggergaji tralis besi bagian atap kamar mandi di Blok C dan tembus keluar ke bagian belakang bangunan RTP.

 

Menindak lanjuti kaburnya delapan tahanan yang kabur, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang langsung memimpin penyisiran dan pencarian para tahanan, Minggu (22/11/2020).

 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang kepada wartawan sewaktu ditemui di pinggiran Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah membenarkan kejadian kaburnya delapan tahanan kasus narkoba tersebut.

 

Dijelaskan Kapolres, kaburnya ke delapan orang tahanan terjadi pada, Minggu (22/11/2020) pagi dini hari pukul 03.30 WIB, dari atap plafon kamar mandi dengan merusak, karena lokasi ruangan tahanan sudah melebihi kapasitas.

 

“Ada 222 Tahanan dalam 4 Blok tahanan, dan seharusnya setiap Blok itu diisi dengan 15 tahanan, atau seluruhnya berjumlah 60 tahanan. Dan ruang tahanan ini dijaga oleh 4 dari Sat Sabhara, 8 personil dari Intel, Reskrim, Lantas dan Sat Narkoba ditambah ada Perwira Pengawas (Pa Was) dan Perwira Pengendali (Pasal), dan semua itu sesuai SOP sudah kita mintai keterangan dan pertanggung jawabannya,” terang AKBP Robin.

 

Diakhir keterangannya, AKBP Robin mengungkapkan, saat ini seluruh personil Polres dan Polsek sejajaran, sedang melakukan penyisiran dan pencarian dan kita terus melakukan kordinasi.

 

“Bahkan saya dan Kasat Lantas baru saja kembali dari kawasan pesisir di perbatasan Batubara. Kita berharap para tersangka dapat ditangkap, tahanan Polres ada 5 orang dan yang 3 orang lagi sudah putus vonisnya. Padahal, yang sudah vonis beberapa bulan lagi bisa menjalani asimilasi, kan ini perbuatan sia-sia,” pungkas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang yang turut didampingi Kasat Lantas AKP Agung Basuni, Kasubbag Humas AKP Sofian dan KBO Intelkam, Iptu T. Sihombing.(Bdi)

Loading...