Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
MEDAN I SUMUT24.CO Suhu pilitik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Sumut menghangat. Sangat wajar memang menghangat karena peserta (capres dan tim, partai dan caleg) sedang memperebutkan kedudukan politik 5 tahun ke depan. Ditambah lagi dua pasang capres kita revans. Juga sudah lebih dahulu diwarnai oleh konflik-konflik yang menyisakan luka yang tak mudah disembuhkan. Tentu saja parliamentary threshold 4 persen tidak mudah diraih. Demikian ditegaskan Pemerhati Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada SUMUT24, Minggu (6/1).
Baca Juga:
Menurutnya, suhu politik Sumut menghangat juga karena adanya manuever-manuver partai dan calegnya yang memancing diskusi publik pro dan kontra, terutama yang terkait dengan agama. Begitu juga penyelenggara juga terkesan kurang siap. Hal ini terlihat dari masalah daftar pemilih tetap (DPT) dan kardus sebagai kotak suara.
Masyarakat tak terhindari dari pro kontra yang makin mendekat hari H makin memanas pula. Apalagi peristiwa politik ini tak mungkin tak menjadi perhatian negara-negara besar, terutama China dan Amerika. Indonesia negara demokrasi terbesar ketiga dengan penduduk terbesar setelah China, India dan Amerika. Negara ini juga terus menjadi perebutan karena pemerintah belum pernah mampu bertindak secara berdaulat baik politik mau pun ekonomi.
“Ada beberapa negara yang dalam waktu berdekatan melakukan pemilu, di antaranya Nigeria yang mengalahkan incumbent. Bangladesh juga baru saja pemilu dan menyisakan masalah. Malaysia sudah duluan dan incumbent kalah. Perdana menteri baru Malaysia langsung berurusan ke china untuk meninjau kembali seluruh proyek infrastruktur dan pemukiman yang dibiayai dengan hutang sebagaimana di Indonesia,” ucapnya.
Jadi memang jelas suhu politik Sumut menghangat hampir sama dengan suhu politik Jakarta yang tak terbantahkan. “Makanya masyarakat harus melek politik jangan mudah diperdaya dengan janji-janji politik yang tak jelas, lebih-lebih banyak janji yang tak pernah terealisasi dengan baik,” tegas Shohibul Anshor Siregar. (W03)
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota