Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Pasca digerebeknya salah satu rumah diduga penjualan bayi oleh petugas dari Polres Pelabuhan Belawan, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan merawat empat balita korban perdagangan bayi itu, Rabu (7/12).
Adapun jenis kelamin dari keempat balita tersebut, yakni tiga perempuan dan satu laki laki. Keempatnya mendapat perawatan di ruang berbeda.
Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin angin SH MKes menuturkan, keempat bayi ini masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Selasa (6/12) sekira pukul 20.53.
Usai dilakukan pemeriksaan, tepat pukul 00.30 (7 Des 2016), keempatnya dibawa ke ruangan anak untuk penanganan lebih lanjut.
Adapun bayi pertama dibawa ke ruang Neo Tanjung untuk mendapatkan perawatan karena ada gangguan Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).
“Bayi ini memiliki berat badan 3.820 gram, panjang 55 cm, jenis kelamin laki laki. Usia satu bulan 13 hari. Kondisi secara umum sehat. Namun ada gangguan ISPA,” ujar Edison.
Untuk bayi kedua, kata Edison kembali, juga mendapatkan perawatan yang sama di Ruang Neo Nati, karena mengalami ISPA.
“Berat badannya 4500 gram, panjang 63 cm, jenis kelamin perempuan, usia dua bulan 15 hari, kondisi secara umum sehat, tapi ada gangguang ISPA,” jelasnya.
Untuk bayi ketiga, lanjut Edison, berjenis kelamin perempuan, dengan berat badan 3.280 gram, dan memiliki panjang 51 cm. “Usianya 21 hari, dan kondisinya sehat,” timpalnya.
Sedangkan bayi keempat ini, berjenis kelamin perempuan, dengan berat badan 6,5 kg, panjang 75 cm, usia diperkirakan 2-3 tahun. “Bayi yang satu ini perlu mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sebab, berdasarkan diagnosis dokter, kondisinya demam, anemia (HB rendah). Sekarang lagi dirawat di Ruang 3 Anak,” tandasnya.
Intinya, kata Edison, tidak semua bayi yang perlu perawatan. Karena hanya satu bayi saja yang kondisinya perlu perawatan. “Sementara dua bayi yang ISPA hanya sesak sedikit,” ungkapnya.
Dalam penanganan ini, rumah sakit milik Pemko Medan itu membuka pintu bagi para dermawan yang merasa terketuk dari insiden ini, untuk mengulurkan tangan membantu penyediaan asupan gizi dan kebutuhan lainnya.
“Kalau rumah sakit sifatnya hanya memberikan perawatan saja. Tapi untuk asupan gizinya seperti susu, bedak, minyak angin, dan keperluan bayu lainnya, kita membuka diri jika ada dermawan yang membantu untuk keempat bayi ini,” pungkasnya.(W04)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota