Sambut Ramadan 1447 H, PT SJA Salurkan 200 Kotak Air Mineral untuk 13 Masjid di Perbaungan
Sergai sumut24.co Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijiriyah, suasana penuh harap dan kebersamaan mulai terasa di tengah masyar
News
Medan | Sumut24
Baca Juga:
Pasar tradisional mulai ditinggalkan masyarakat. Sejumlah pasar terutama yang dikelola Pemko Medan mulai sepi pengunjung. Seperti di Pasar Sikambing Medan, Pasar Pringgan, Pasar Petisah.
Kehadiran pasar pendamping di lingkungan Pasar resmi ternyata, berkontribusi. Karena masyarakat lebih memilih belanja di pasar informal, diluar Pasar resmi.
Ulfa, warga Kapten Muslim, mengaku memang suka berbelanja di pasar tradisional. “Saya itu, suka belanja di pasar tradisional. Biasanya di Pasar Sikambing, karena dekat rumah. Asyiknya belanja di pasar itu, bisa tawar menawar,”ujarnya.
Pasar yang biasa tempat dia belanja ternyata, bukan pasar resmi yang dikelola Pemko Medan. “Belanjanya itu, bukan yang keramik lantainya. Dibelakangnya, kalau hujan becek,”ujarnya.
Ulfa menuturkan, alasan kenapa dia memilih belanja di tempat tersebut. Selain harganya yang lebih murah tenyata pedagang juga lebih ramah. “Saya suka belanja di sana, karena harganya. Terus tawar menawar itu. Berbeda kalau di dalam yang lantainya keramik, kalau kita tawar merepet,”ujarnya.
Hal tersebut akunya, membuatnya tidak nyaman untuk berbelanja. Berbeda dengan warga Medan lainnya, Elvi warga Jalan Pelita I ini mengaku tidak terlalu suka berbelaja di Pasar Tradisional. Dia mengaku tidak nyaman belanja di Pasar tradisional.
“Kalau belanja di pasar tradisional itu, ngak nyaman. Kadang beceklah, terus harganya harus pandai-pandai menawar. Saya itu, kalau belanja paling jarang mau nawar,”ujarnya.
Misalnya sebutnya belanja kebutuhan dapur seperti cabai, bawang. “Pokoknya belanja di satu tempat saja, cuman bilang setengah kilo tanpa pernah nanya harga,”ujarnya.
Tidak hanya untuk kebutuhan dapur, untuk membeli Pakaian juga Elvi mengaku bingung. Misalnya di Pasar Petisah. “Kalau disana, saya suka ke sasar, tidak tahu pintu keluar. Belum lagi harganya yang kadang sesuka pedagang, kita harus pande-pande dan nekat nawar setengah harga, kalo nggak ketipu,”ujarnya.
Mulai berkurangnya tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional diamini pedagang. Misalnya saja, di Pasar Petisah, beberapa tahun lalu, ratusan masyarakat mengunjungi tempat itu. Mereka tidak hanya kota Medan, namun luar kota juga.
Namun belakangan ini, jumlah ini semakin merosot. Seperti pengakuan Fadhli, pedagang yang berada dilantai II mengatakan, saat ini rata-rata tingkat kunjungan masyarakat hanya dikisaran 75 orang.
Terbukanya transportasi udara dari semua provinsi dengan tujuan Jakarta juga dinilai memberkan kontribusi. Disamping semakin menjamurnya toko-toko online.
“Sejak tiga tahun terakhir pasar tidak bisa diprediksi. Sekarang persaingan semakin kritis. Kalau dulu, kebanyakan orang belanja dari Aceh lebih dominan ke Medan. Sekarang sudah banyak yang langsung belanja ke Jakarta. Pelancong dari negara lain juga,”ujarnya.
Kondisi ini membuat pedagang harus memutar strategi. Sehingga bisa bertahan dan konsumen tetap datang berbelanja.(W04)
Sergai sumut24.co Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijiriyah, suasana penuh harap dan kebersamaan mulai terasa di tengah masyar
News
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Waketum PKB Ida Fauziyah Kukuhkan Kepengurusan DPW PKB Sumut, PKB Kawal Demokrasi dan Pembangunan SDM
kota
Digerebek di Jalan Sisingamangaraja, Pria 51 Tahun Ditangkap dengan 54 Gram Ganja oleh Polres Padangsidimpuan
kota
RKPD 2027 Paluta Digeber! Bupati Reski Basyah Gaspol Bangun SDM Unggul dan Ekonomi Inklusif
kota
Arus Kembali Normal! Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Kawal Pembukaan Jembatan Batang Angkola
kota
Generasi Emas Harus Bersih! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Suntikkan Kesadaran Anti Narkoba di Sangkunur
kota
Perang Total Lawan Narkoba!&rdquo Dansatgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Tegaskan Generasi Muda Harus Diselamatkan
kota
Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Tohong Pangondian Harahap Resmi Pimpin PMI Paluta 2026&ndash2031
kota