Minggu, 04 Oktober 2026

Dinsos Sumut Percepat Digitalisasi Data Bansos, Medan dan Taput Jadi Pilot Project

Administrator - Sabtu, 03 Oktober 2026 10:18 WIB
Dinsos Sumut Percepat Digitalisasi Data Bansos, Medan dan Taput Jadi Pilot Project
Temu pers yang digelar Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara di Lobi Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut (2/10). Foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sumatera Utara (Sumut) Ady Putra Parlaungan mendorong percepatan digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dikelola Kementerian Sosial. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pendataan dan penyaluran bansos agar lebih transparan serta tepat sasaran. Hal itu disampaikan Ady saat temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobi Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (2/10/2026).


Ady menyebutkan, sebanyak 4.864.605 kepala keluarga (KK) di 33 kabupaten/kota se-Sumut telah tercatat dalam sistem Perlinsos. Namun, baru 466.102 KK atau sekitar 9,58 persen yang telah terdaftar. Karena itu, ia mengimbau masyarakat segera mendaftarkan data KK melalui sistem transformasi digital Perlinsos yang dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui agen secara daring melalui portal resmi Kementerian Sosial. Kota Medan dan Kabupaten Tapanuli Utara ditetapkan sebagai wilayah pilot project pelaksanaan program tersebut di Sumut.


Menurut Ady, masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 menjadi sasaran penerima bantuan, sementara masyarakat pada desil 5 hingga 10 dapat berperan sebagai agen untuk membantu proses pendaftaran keluarga atau masyarakat yang masuk dalam kelompok sasaran. Meski demikian, keputusan mengenai penerima bansos tetap berada pada Kementerian Sosial. Ia juga menjelaskan bahwa sistem Perlinsos Digital bergantung pada Identitas Kependudukan Digital (IKD), sehingga Disdukcapil provinsi dan kabupaten/kota berperan dalam pencocokan data biometrik, termasuk verifikasi wajah. Sementara Dinas Sosial Sumut turut memantau proses verifikasi dan penapisan agar data penerima bansos seperti PKH dan BPNT sesuai dengan kondisi riil di lapangan.


Berdasarkan data Dinas Sosial Sumut, kelompok desil 1 tercatat sebanyak 437.761 KK atau 1.697.184 individu, desil 2 sebanyak 476.977 KK atau 1.804.871 individu, desil 3 sebanyak 499.243 KK atau 1.765.523 individu, dan desil 4 sebanyak 478.197 KK atau 1.585.297 individu. Kelompok tersebut mencakup masyarakat dengan tingkat penghasilan mulai dari di bawah Rp800 ribu hingga Rp2,5 juta per bulan, yang dikategorikan mulai dari sangat miskin hingga menengah ke bawah. Ady menambahkan, masyarakat yang masuk desil 1 hingga 4 di Sumut banyak berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), termasuk kawasan Kepulauan Nias. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Hari Kesaktian Pancasila, Wagub Sumut Ajak Perkuat Persatuan
Triwulan III Penerimaan Zakat Meningkat Signifikan, Wagub Sumut Harap Baznas Ikut Dampingi Mustahik
Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan KMG MERDEKA, Permudah ASN dan Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan
Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Perluas Pasar Lewat Misi Dagang Jatim
Pemprov Sumut Targetkan Predikat SAKIP BB, OPD Diminta Serius Tingkatkan Kinerja
komentar
beritaTerbaru