Kamis, 12 Februari 2026

Kelulusan UN SLTP di Tanjung Balai Capai 100 Persen

Administrator - Rabu, 15 Juni 2016 10:31 WIB
Kelulusan UN SLTP di Tanjung Balai Capai 100 Persen

Tanjungbalai | Sumut 24 Kelulusan peserta Ujian Nasional ditingkat Sekolah Menengah Pertama sederajat di Kota Tanjungbalai mencapai 100 persen.

Baca Juga:

“Dengan lulusnya seluluh peserta Ujian Nasional (UN) ditingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) tahun 2016 ini, maka target kami terpenuhi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Tetty Juliany di Tanjungbalai, Senin (13/6) kemarin.

Didampingi Kepala Bidang Disdasmenti Muktar Marbun, Tetty menjelaskan, UN yang digelar pada 9-12 Mei tersebut diikuti sebanyak 3.476 orang siswa-siswi tingkat SMP sederajat serta berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

Dalam pengumuman kelulusan pada, Sabtu (1/6) kemarin, semuanya lulus dan diprediksi akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi baik itu, SMA maupun Madrasyah Aliyah.

Sementara untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) seluruh tingkatan SD, SMP dan SMA, dilaksanakan dua cara yaitu, sistem online dan offline.PPDB secara online dijadwalkan mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2016, sedangkan sistem offline diselenggarakan pada 11-13 Juli 2016.

“Peserta didik baru yang dinyatakan lulus, wajib mendaftar ulang pada tanggal 14-16 Juli, dan tahun pelajaran baru dimulai 11 Juli 2016,” kata Tetty Juliany. (Irz)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
Polrestabes Medan Ungkap Mafia BBM Subsidi, 10 Tersangka Ditangkap, 14 Ton Solar Disita
Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Pembangunan Jembatan Armco Titik Kedua di Desa Mela Dolok
UNPAB Gelar International Conference 2026, Perkuat Strategi Lintas Sektor Menuju Pencapaian SDGs Global
Sidang Prapid Ke II Kasus Pengabiayaan dan Pengeroyokan, Hakim PN Medan Minta Termohon Hadirkan Tersangka DPO Kasus Pengeroyokan
komentar
beritaTerbaru