Tragis dan Membuat Panik Tabrak Motor Lawan Arah Pengendara CRF Luka Bakar
Tragis dan Membuat PanikTabrak Motor Lawan ArahPengendara CRF Luka Bakar
kota
LUBUK PAKAM|SUMUT24
Baca Juga:
Sekitar ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) Kecamatan Pancur Batu berunjuk rasa di Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (25/11/2019). Para massa petani terlihat memakai kaos berwarna merah datang mengggunakan sejumlah truk dan angkot tiba didepan pintu masuk kantor Bupati DS mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel Polres dan Satpol PP Deli Serdang. Dalam orasinya Aris Wiyono dan meminta Bupati Deli Serdang agar tanggap dan peduli terhadap permasalahan lahan yang mereka tempati selama ini, yang telah dikuasai PTPN2. Padahal, mereka mengaku sudah berada di lokasi lahan sejak 1951.
“Kami sudah mengelola dan menggarap tanah ini sejak1951.Tapi mengapa sudah empat tahun kami digusur. Bertani dan berkebun juga tak bisa lagi. Padahal, kehidupan kami dari berkebun dan bertani. Jika tidak ada solusi, maka kami akan beramai ramai datang ke Istana Negara, dengan berjalan kaki.” kata Ardi Surbakti.
Setelah bernegosiasi dengan Kasatpol PP Suryadi Aritonang Perwakilan pengunjuk rasa akhirnya diterima Sekdakab Deli Serdang, Darwin Zein.
Dalam pertemuan itu, Aris Wiyono mengatakan, mulanya masyarakat menggarap tanah tersebut sejak tahun 1951 atau 6 tahun sejak kemerdekaan RI. Meskipun PTPN 2 Tanjung Morawa, Deli Serdang belum didaftarkan, namun pihak PTPN2 justru melakukan kegiatan pada area kebun Bekala Pancur Batu sejak 1980. Tapi berdasarkan pengakuan kepala desa dan Camat Pancur Batu ketika itu, PTPN 2 hanya punya HGU seluas 414 hektar.
“Tapi kenapa herannya pihak PTPN 2 menanam dan menguasai lahan 1.500 hektar. Pada tahun 1999, HGU PTPN 2 dianggap sudah habis masa berlakunya. Bahkan, pihak perkebunan berupaya melakukan perpanjangan, tapi ditolak oleh BPN karena HGU-nya tidak terdaftar,” papar Ari Wiyono.
Lebih jauh Aris menambahkan , setelah perpanjangan HGU tersebut ditolak, ada upaya sistimatis PTPN 2 bekerja sama dengan pemodal besar untuk menjadikan tanah objek konflik agraria tersebut sebagai lahan properti. Buktinya, di lahan itu akan dibangun perumahan mewah. Bahkan, brosur perumahan tersebut telah beredar.
Paling tidakaduk akal lagi kata Aris, tahun 2004 BPN Deli Serdang melalui keputusan tanggal 6 Februari 2004 rupanya telah mengabulkan proses perpanjangan HGU PTPN 2 yang dikenal dengan Tanah Kebun Bekala. Tahun 2017 yang lalu keresahan warga terbukti, pihak PTPN 2 datang dengan membawa alat berat yang dikawal TNI/Polri serta preman bayaran mendozer paksa area pertanian warga. Akibatnya, terjadi bentrok dan banyak petani yang terluka bahkan ada yang ditangkap polisi.
“Aneh memang, lahan HGU untuk perkebunan kok peruntukannya bisa untuk membangun ribuan rumah,” geram Aris.
Sekdakab DS Darwin Zein menerima sejumlah data dari pengunjuk rasa dan menegaskan segera menyampaikannya kepada Bupati Deli Serdang dan dalam waktu dekat mencarikan upaya solusi dengan mengundang pihak masyarakat, PTPN 2 dan BPN guna mengetahui luas lahan PTPN 2 yang sebenarnya.
“Segera kita akan undang dan pihak PTPN 2 dan BPN untuk duduk bersama,sehingga persoalan ini bisa dicari jalan keluar, Kita juga akan tanya kenapa ada HGU terbaru lagi,” jelas Darwin Zein.
Setelah mendapat penjelasan dari Sekdakab Darwin Zein, masa berencana melanjutkan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Deli Serdang. (Emil Zein)
Tragis dan Membuat PanikTabrak Motor Lawan ArahPengendara CRF Luka Bakar
kota
Gerak Cepat Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran di Pematangsiantar
kota
Menjalin Silaturahmi, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PT PHI
kota
BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi ke Koperasi Jasa Plasma Barumun Agro Nusantara
kota
BRI BO Sibuhuan Mendukung Pasar Rakyat PT Agrinas Palma Nusantara
kota
Layanan Payroll BRI Memberi Kemudahan Transaksi Perbankan Dilingkungan Perusahaan
kota
Perkuat Sinergi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Kerja ke STA Group
kota
sumut24.co MedanDitengah hangatnya suasana Idulfitri 1447H, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan dari Komandan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
kota
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap berharap sinergi antara Pemko Medan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat
kota