Jumat, 27 Maret 2026

Ansor Sumut : Pembantu Presiden Belum Kerja Keras Berantas Radikalisasi

Administrator - Kamis, 14 November 2019 05:08 WIB
Ansor Sumut : Pembantu Presiden Belum Kerja Keras Berantas Radikalisasi

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Utara, Labuhan Hasibuan menyebut, pelaksana pemerintah (Pembantu Presiden-red) belum bekerja keras dalam memberantas gerakan radikalisasi yang terjadi di Indonesia. Hal ini disampaikannya kepada Wartawan di Medan, Rabu (13/11) melalui saluran selularnya.

“Kita sangat mengapresisasi keinginan Presiden Jokowidodo dalam memberantas gerakan radikalisme yang sudah mengakar dan menuju pada gerakan perobahan ideologi negara, dengan menempatkan Militer dan TNI Polri dalam pos tertentu dalam pemerintahan. Sayangnya, keinginan ini tanpaknya belum bisa dilaksanakan secara maksimal oleh pembantu presiden tadi. Buktinya, masih ada aksi bom bunuh diri terjadi. Seperti di Markas Komando (Mako-red) Polrestabes kota Medan,” ungkapnya.

Dikatakan Labuhan Hasibuan, aksi bunuh diri yang dilakukan di Mako Polrestabes Medan itu tentu saja bukan spontanitas. Melainkan di managemen oleh orang tertentu. Karenanya, tugas berat untuk membongkar jaringan ini harus segera dilakukan, demi membasmi gerakan radikalisasi yang ada saat ini.

Labuhan Hasibuan mencontohkan, kinerja kementrian agama RI misalnya, masih berputar pada persoalan simbol. Celana Cingkrang dan Cadar.”Padahal, Menteri agama seharusnya masuk pada inti persoalan yang melahirkan gerakan radikalisasi itu. Yaitu memperbaiki pemahaman keagamaan yang menjadi alat oleh orang tertentu untuk melakukan gerakan radikalisme,” tandasnya.

Untuk itu kedepannya sambungnya, semua pembantu presiden, baik Menteri, kepala daerah dan semua orang yang bertugas sebagai penyelenggara negara di negeri ini, bersama bekerja keras memberantas semua gerakan radikalisasi itu.”Karena pemahaman saya, gerakan radikalisasi saat ini sudah mengarah pada gerakan radikalisasi perubahan idiologi negara. Dan itu harus diwaspadai, demi tetap bertahannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”ujarnya. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tragis dan Membuat Panik Tabrak Motor Lawan Arah Pengendara CRF Luka Bakar
Gerak Cepat Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran di Pematangsiantar
Menjalin Silaturahmi, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan Kunjungan ke PT PHI
BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi ke Koperasi Jasa Plasma Barumun Agro Nusantara
BRI BO Sibuhuan Mendukung Pasar Rakyat PT Agrinas Palma Nusantara
Layanan Payroll BRI Memberi Kemudahan Transaksi Perbankan Dilingkungan Perusahaan
komentar
beritaTerbaru