Jumat, 27 Maret 2026

Jalan Tembus Karo-Langkat Longsor dan Lintas Merek - Sidikalang Putus Total

Administrator - Senin, 11 November 2019 13:52 WIB
Jalan Tembus Karo-Langkat Longsor dan Lintas Merek - Sidikalang Putus Total

 

Baca Juga:

Tanah Karo|Sumut24 Akibat hujan deras disertai angin kencang yang menerpa beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan Jalan Lintas Merek Kabupaten Karo, menuju Sidikalang, Kabupaten Dairi dan jalan tembus Karo-Langkat di sekitar Jembatan (titi) Lau Bengarus, Kecamatan Naman Teran, mengalami longsor, Minggu (10/11).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, saat kejadian cuaca sedang hujan deras disertai angin kencang, dan tiba-tiba tanah yang berada di pinggir jalan longsor, tepatnya kawasan hutan antara Lae Pondom, KM 111 – KM 112, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Selain tanah, material lain seperti batu, dan kayu juga ikut terbawa longsor sehingga menutup badan jalan dan menyebabkan jalan tidak dapat dilalui atau putus total.

Kapos Lantas Merek Polsek Tiga Panah, Bripka Yandi Samosir, mengatakan, kalau kejadian longsor tersebut akibat cuaca ekstrim dan hujan cukup deras, kejadiannya tadi sore sekitar jam 16.00 dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kita sudah bekerja sama dengan Lantas Polsek Sumbul Polres Dairi untuk memantau perkembangan lalu lintas,” ucapnya.

Akibat dari kejadian tersebut, akses jalan Merek – Sidikalang, mengalami putus total. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas karena ditutupi material tanah, kayu, dan batu.

Menurut Kapos Lantas Merek Polsek ini menyampaikan, kalau masyarakat atau pengendara yang ingin melintas menuju Sidikalang, dapat menempuh jalur alternatif via Tongging – Silalahi dan kini petugas di lapangan sedang mengatur lalu lintas dan membuat tanda atau himbauan tepatnya di Pos Lantas Merek Simpang Tiga, agar pengendara mengambil jalur alternatif serta kepada pengendara ager berhati-hati saat melintas di jalur alternatif,” pungkasnya.

Data yang diperoleh beberapa wartawan dari warga sekitar (pelintas), longsor terjadi sekitar dua minggu lalu. Namun hingga, Senin (11/11), belum ada terlihat tanda tanda perbaikan atau penangan dari pihak terkait. Bongkahan material kayu yang masih berserakan juga tanah masih menumpuk disekitaran lokasi, walaupun dapat dilewati namun menyulitkan bagi pengendara untuk melintsi jalur tersebut.

“Dapat dilintasi, tetapi agak pelan. Yang kita khawatirkan adanya kayu diatas bukit yang rawan jatuh ke bawah. Takut kalau nantinya menimpa pengendara sepeda motor atau mobil. Jika alat berat diturunkan ke lokasi, tumpukan material itu cepat dapat dievakuasi ke bagian jurang. Kiranya masalah ini menjadi perhatian pemerintah,” ujar Feri Sitepu, beserta Doumbat Tarigan saat melintas menuturkan kepada wartawan .

Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Karo, Binar Tarigan ketika di konfirmasi melalui selulernya mengatakan, ruas jalan tembus Karo-Langkat merupakan bagian Dinas PU Provinsi Sumatra Utara. Namun demikian, Binar mengatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut. (lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi ke Koperasi Jasa Plasma Barumun Agro Nusantara
BRI BO Sibuhuan Mendukung Pasar Rakyat PT Agrinas Palma Nusantara
Layanan Payroll BRI Memberi Kemudahan Transaksi Perbankan Dilingkungan Perusahaan
Perkuat Sinergi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Kerja ke STA Group
Momen Hangat Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat
UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas Dengan Penguatan Digitalisasi
komentar
beritaTerbaru