Kamis, 26 Maret 2026

Dulu USU Diperhitungkan, Sekarangn Kurang "Greget"

Administrator - Minggu, 29 September 2019 04:18 WIB
Dulu USU Diperhitungkan, Sekarangn Kurang

MEDAN I SUMUT24.co Sejak dahulu kampus Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan kampus yang sangat diperhitungkan di Indonesia dalam memperjuangkan hak -hak rakyat yang tertindas dari segala aspek kehidupan, ucap pemerhati Pendidikan Sumut Syahrir Nasution kepada SUMUT24, Minggu (29/9). Menurutnya, para aktivis-aktivisnya juga di segani. Saat kini sejak Rektor dijabat oleh Prof. Dr. Runtung Sitepu. SH, Mhum tidak ada “ greget dan taring nya” dalam hal kepedulian terhadap “ lumpur jeritan suara rakyat khususnya untuk Sumut, apalagi untuk kancah nasional.

Baca Juga:

Inilah akibat dari sistem dan arah pendidikan tinggi yang sudah lari dari rel Idealisme,( Right on the track) lagi sehingga melahirkan sarjana-sarjana yangg berfikiran liberalism, ini lah “ Racun” yang sangat berbahaya bagi perkembangan dunia Perguruan Tinggi kita kedepan. Padahal Tri Dhar7ma Perguruan Tinggi , memiliki roh yang sangat Ideal dalam proses belajar dan Mengajar yakni : Pengabdian Masyarakat, artinya “ Kepedulian dengan lumpur suara rakyat tersebut.

sebenarnya memang ideal nya Mahasiswa itu pada hakikat nya belajar untuk menambah ilmu pengetahuan, tetapi karena peran DPR sebagai wakil rakyat karena suaranya tersumbat akhirnya mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat ini harus juga turun gunung, ucapnya.

Untuk itu tidak ada jalan lain , satu satunya hanya “ kekuatan Mahasiswa bersama Elemen Rakyat yang tertindas lah yang juga harus membuat perubahan-perubahan tersebut.

Kedepan tipe Rektor yang pengecut seperti ini tidak perlu lagi memimpin perguruan tinggi, karena sebagai seorang Intelektual tidak selayak nya prilaku nya seperti itu, Jangan hanya duduk di Menara Gading Kampus saja yang akhir nya jadi sampah dan beban Rakyat.

Akhirnya kalau terus menerus USU seperti sekarang ini, USU tidak akan lagi melahirkan calon-calon intelektual publik, hanya sebagai pencetak sarjana-sarjana Dan guru-guru besar yang tidak bernilai tinggi, justru itu ambil kembali peran-peran kepedulian kegetiran dan keresahan masyarakat tersebut.

Kepada adik-adik mahasiswa sebagai agen perubahan rasakan apa yang dirasakan orang-orang tua mu, karena masa depan mu tergantung ditanganmu , bukan ditangan rektor dan Menristek Dikti yang penuh dengan ketidakjelasan, ucap Wakil Ketua HIKMA Sumut tersebut. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas*
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Seskab Teddy Indra Wijaya Ikuti Rakor Bahas Penyesuaian Energi dan Stimulus Ekonomi
Pasca Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Sertai Peninjauan Langsung Pelayanan Publik Dijamin Optimal
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
komentar
beritaTerbaru