Kamis, 26 Maret 2026

Nobar Film Hayya, Gubernur Ajak Masyarakat Perhatikan Nasib Penduduk Palestina

Administrator - Sabtu, 21 September 2019 10:46 WIB
Nobar Film Hayya, Gubernur Ajak Masyarakat Perhatikan Nasib Penduduk Palestina

MEDAN I SUMUT24.co Rahmat, seorang jurnalis lepas asal Indonesia merasa berat untuk pulang dan meninggalkan Palestina. Pasalnya, selama bertugas dan menjadi relawan di sana, dirinya bertemu dengan anak yatim piatu bernama Hayya. Senantiasa menghabiskan waktu bersama membuat keduanya memiliki ikatan batin yang kuat.

Baca Juga:

Tak sanggup berpisah, Hayya menyembunyikan diri di dalam koper Rahmat, ikut ke Indonesia. Bermula dari kejadian ini, alur cerita kemudian berkisah tentang kompleksitas usaha Rahmat dalam melindungi dan mempertahankan Hayya agar tidak kembali ke Palestina.

Begitu lah sepenggal kisah dari Film berjudul Hayya; The Power of Love 2 yang disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat Nonton Bareng (Nobar) dalam rangka Spirit Muharram For Palestine, di CGV Focal Point Jalan Ringroad, Medan Selayang, Jumat (20/9).

Menurut Edy, ada banyak inspirasi yang bisa dipetik dari film ini. Salah satunya yaitu menggugah kesadaran untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian kepada sesama umat Islam, khususnya yang sedang mengalami kesusahan dan tertindas seperti Palestina.

“Kita bisa berdoa, kita doakan. Kita kirimkan bantuan berupa materi kepada masyarakat Palestina. Insya Allah seperti tokoh Rahmat dalam film ini, dengan rasa kasih sayang dan cinta kita terhadap saudara kita Palestina, apapun bentuknya kita lakukan, yang bisa meringankan derita mereka khususnya anak-anak, kasihan sekali,” ucapnya, usai menyaksikan Hayya.

Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi juga turut hadir pada acara Nobar tersebut. Dirinya terkesan dengan pesan yang disampaikan lewat Film Hayya. Katanya, kasih sayang dan rasa kemanusiaan memang tidak pandang bulu. Seperti tokoh Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadilla, melindungi dan merawat Hayya yang tidak memiliki hubungan darah atau relasi dengannya.

“Sifat-sifat terpuji yang semoga ditiru oleh generasi muda kita. Lebih peka dan peduli lagi dengan orang-orang yang kurang beruntung dengan kita,” harap Nawal.

Sementara itu, Ketua Relawan Perempuan Pembangunan Masjid Agung Sumut (RPPMAS) Sonda Sari Batubara selaku penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan bahwa seperti tema yang diangkat yakni Spirit Muharram bersama RPPMAS for Palestine, diharapkan Nobar ini menjadi momentum bagi masyarakat Sumut untuk meningkatkan kembali perhatian kepada nasib saudara-saudara muslim di Palestina.

“Karena kan film ini bercerita tentang kisah anak Palestina yang trauma dengan kehilangan keluarga dan gejolak perang di sana. Semoga dengan Nobar ini, membuat kita lebih memahami apa yang mereka alami di sana, lebih berempati, dan tergerak memberi bantuan,” katanya.

Acara Nobar diakhiri dengan ramah-tamah dan foto bersama. Nobar diramaikan oleh anggota RPPMAS dan masyarakat umum.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pasca Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Sertai Peninjauan Langsung Pelayanan Publik Dijamin Optimal
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
Resmi Dilantik, Dewan Komisioner OJK 2026-2032 Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Nasional
Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
komentar
beritaTerbaru