MEDAN I SUMUT24.co
Pimpinan Bank Aceh Syariah Dedy Nofendy sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini. Mengingat bangsa kita sangat konsen dalam sector usaha, dalam hal ini pihak Bank Aceh Syariah bahkan siap bekerja sama dalam hal event seperti ini Bank Aceh Syariah termasuk yang patuh terhadap regulasi BI dalam membangkitkan UKM dan UMKM, saat ini sudah mencapai 30 %. Namun demikian perlu adanya sinergitas dari berbagai pihak dalam menyukseskan program programnya. Demikian disampaikan nya pada workshop kewirausahaan “Pemuda Dan Entrepreurship†di Ayam Penyet Wong Solo Jl. Gajah Mada Medan, (19 /9).
Hadir dalam acara ini, maneger DAAI TV Tony Honkley, Kepala seksi Pembiayaan Bank Aceh Syariah Cabang S. Parman, Hariyadi Setiawan, dan staf, Anwar, Ismail, dari Maxiplus, Irianto, MA Prod. Kegamaan TVRI, guru dan staf Yayasan Al-hidayah Tiga Cahaya Langit. Para pelaku ekonomi UMKM, seperti Daulat Harahap, Spd, distributor Telor ayam di Sumut, Waspada Siregar bidang perbengkelan dan Las, Abdul Hadi, SpdI Pimpinan Madrasah, dan penguasaha kuliner, Muhammad Yusuf S. Pdi, pegawai Hotel, dari kalangan aktivis, Muhammad Fadli, S.Pdi, Indah Sari Siregar, Spd. Mdari guru Reni Triyanti, M.Si dan Suariani. danlainnya.
Workshop ini merupakan rangkaian program yang dilakukan Pusat Lantera Santri Tiga Cahaya (Prasetiya) sebagai unit kegiatan Yayasan AL-HIDAYAH Tiga Cahaya Langit bekerjsama dengan PT Bank Aceh Syariah Cabang S. Parman Medan. Dalam rangka ikut meningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi. Pimpinan Lentera, Pendaptaran Harahap, S.Sos, Selaku panitia penyelenggara, didampingi Hotmatua Paralihan M.Ag, “Menyampaikan kegiatan ini diadakan dalam rangka melaksanakan amanat visi misi organisasi yaitu untuk turut berpartisifasi meningkatkan kualitas hidup masyarakat bergerak dengan tiga prinsif utama ; Pendidikan berbasis trening, pengabdian berbasis pendampingan dan bisnis berbasis syariah. Terimakasih ke berbagai pihak dalam membantu kegiatan ini, terkhusus kepada Bank Aceh Syariah S. Parman sebagi wujud terimaskasih dan kerjsama selama ini kami memberikan ulos batak kepada pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang S. Parman Medan, Dedy Nofendy. Bank Caeh juga telah banyak berpartisivasi dalam program pemberdayaan UMKM di Sumut umumnya, khusunya membantu proram Tiga Cahaya khususnya.
Hotmatua Paralihan, M.Ag, salah seorang pemateri, menyampaikan “ Entrepreneurshif tidak mengahrapkan semua jadi pedagang atau pelaku usaha ekonomi, tetapi bagaimana setiap pemuda memiliki kemampuan dan keberanian menanggung resiko dalam profesi masing masing. Adapun anggapan bahwa entrepreneur ini hanya kepada mereka bisnisman perlu diperluas pemahamannya, karena semua profesi harus melakukan inofasi dan temuan temuan baru agar bisa menyesuaikan dan mengikuti zaman.†Lebih lanjut Hotmatua menjelaskan dengan mengutip perkataan Bill Gate, “ kalau kamu lahir dalam keadaan Miskin dan bodoh jangan salahkan tuhan, tapi jika kamu meninggal dalam keadaan miskin dan bodoh itu salahmu sendiri, maka perlu berusaha keras, cerdas dan tuntas.
Muhammad Yusuf, S. PdI, pengusara ternak Bebek Petelor sebagai narasamber menyampaikan, “usaha dibidang unggas ini cukup potensial, margin keuntugan usaha bebek ini bisa menghasilnya bersih 1 juta rupiah / bulan / 100 ekor bebek. Dan budidaya nya tidak begitu banyak menyita waktu. Jadi bagi guru dan swasta sebenarnya yang lain sangat memungkinkan buka usaha ini karena cukup menarik dan menjanjikanâ€.(W03)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News