Kamis, 26 Maret 2026

Kemenkes RI Serahkan 17 Unit Ambulance Dukung Pelayanan Pusling di Karo

Administrator - Rabu, 18 September 2019 13:48 WIB
Kemenkes RI Serahkan 17 Unit Ambulance Dukung Pelayanan Pusling di Karo

Tanahkaro|Sumut24 Tenaga Kesehatan (Nakes) lakukan pemantauan kesehatan masyarakat di Kab. Karo, melalui Puskesmas Keliling (Pusling). Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan.

Baca Juga:

Namun, seirama ini sarana Pusling belum maksimal melayani kesehatan masyarakat yang terdapat di 17 kecamatan se-Kab. Karo, sebab sarana dan prasarana Pusling yang tersedia saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Pusling yang tersebar di 17 kecamatan semuanya sudah rata rata umurnya 12 tahun, hanya ada 2 unit yang umurnya 2 tahun.

Kondisi ini, mengamanatkan UU No . 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan permenkes 75 thn 2014 bahwa setiap puskesmas mempunyai 1 pusling dan 1 ambulan, dasar ini pihak kemenkes RI memberikan sarana dan prasarana bantuan mobil ambulance sebanyak 17 unit.

Demikian dikatakan Kadis Kesehatan Drg. Irna Safrina Meliala saat mendampingi Bupati Karo melakukan gelar apel kendaraan ambulance yang diterima dari Kemenkes RI, guna pengecekan kesiapan operasional ambulance, Rabu (18/9) di halaman kantor Bupati.

Turut hadir acara gelar kesiapan ambulance ini staf ahli Mulia Barus, Asisten III Adminitrasi Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi M.Si, dan para Kapus se-Kab. Karo.

Menurut Irna, ini semua terkabul bukan melalui proses pengajuan proposal, akan tetapi mengedepankan faktor lobi ke Kementerian RI. Kadis Kesehatan Drg. Irna Safrina Meliala meloby bagian perencanaan di Kemenkes RI dan ambulance yang dibutuhkan oleh Pemkab. Karo untuk sarana transportasi pelayananan membawa pasien terealisir.

Hadirnya ambulance ini, maka untuk Pusling yang ada di Puskesmas tetap dioperasionalkan, sepanjang Pusling masih dapat dijalankan, bukan berarti Pusling dikesampingkan penggunaannya.

Dalam hal ini tentu Pemkab Karo berterimakasih kepada Kemenkes RI, sebab belum ada Kabupaten lain diberikan Randis (kendaraan dinas) ambulance banyaknya seperti ini.

Penyaluran Ambulance ini berpedoman dari dana DAK, terdiri dari 12 unit Ambulance single Gardan Rp. 4.697.520.000, Ambulance double Gardan 3 unit, dana sebesar Rp 1.569.355.500, sedangkan pusling 2 unit anggaran Rp 782.920.000, total keseluruhan 17 unit Rp. 7.049.795.500.

Alokasi ambulance dan Pusling transport single Gardan puskesmas Kabanjahe, Berastagi, Korpri, Singa, Dolat rakyat, Barusjahe, Tiganderket, Tigapanah, Merek, Naman teran, Payung, Simpang empat.

Sedangkan ambulance Transport double Gardan Puskesmas Tiga Binanga, Lau baleng dan Puskesmas Mardingding, kemudian Puskesmas keliling Single Gardan diperuntukkan di puskesmas Kabanjahe dan Puskesmas Munte. Urainya

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana saat mengecek kesiapan kendaraan ambulance yang telah diberikan oleh Kemenkes RI dalam mendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan Kab Karo, sangat kita apresiasi apa yang diberikan oleh kemenkes RI ini.

Patut kita bersyukur, adanya kepedulian Kemenkes RI tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan khususnya Dinas Kesehatan yang terus melakukan upaya lobi lobi, meyakinkan kemenkes RI agar Randis ambulance disalurkan ke Pemda karo. Upaya Dinas Kesehatan yang sudah gigih terus ‘menggolkan’ ini, tentu sangat kita apresiasi. “Saya selaku pimpinan, ada catatan khusus dalam penentuan “Reward and Punishmen, ” ujarnya.

Hadirnya kendaraan ambulance ini, tentu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas menjadi lebih prima dan etos kerja semakin meningkat, baik pelayanan kepada masyarakat dan saat pasien membutuhkan tidak ada lagi alasan, saat merujuk pasien, jadi ambulance harus siap dalam 1×24 jam, kata Terkelin Brahmana.

Sering kali gampang menerima sesuatu, baik bantuan maupun hibah atau apapun bentuknya, tetapi lupa akan perawatannya. Jagalah Randis ambulance ini dengan baik baik, peliharalah dan rawat sebaik mungkin, adakan biaya rutin dan pemeliharaanm, imbuh bupati.

Disamping itu saya minta dinas kesehatan dna para Kapus (kepala puskesmas) jangan menyalahgunakan ambulance ini, tapi pergunakan sesuai aturan yang ada. Pungkasnya (lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pasca Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Asahan Sertai Peninjauan Langsung Pelayanan Publik Dijamin Optimal
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
Resmi Dilantik, Dewan Komisioner OJK 2026-2032 Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Nasional
Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
komentar
beritaTerbaru