Pegadaian Bantu Selesaikan Permasalahan Masyarakat
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24
Untuk membantu masyarakat dalam keuangan, instansi seperti Pegadaian
sangat diperlukan. Apalagi masih banyak masyarakat yang menggunakan
jasa rentenir dengan bunga pinjaman yang sangat tinggi, dan akhirnya
semakin susah karena terlilit utang.
Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa
Rajekshah mengapresiasi Pegadaian yang selama ini ada di daerah dan
membantu permasalahan masyarakat tersebut. “Dengan adanya Pegadaian,
harapan kita, masyarakat tidak berurusan dengan rentenir,” ujar Wagub
Musa Rajekshah pada acara Gathering Sinergi Harmoni Pegadaian dengan
mitra bisnis Pegadaian, di Hotel Adhimulya, Jalan Diponegoro, Medan,
Selasa (17/9) malam.
Pegadaian juga diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Sumut. Khususnya membantu masyarakat dalam hal permasalahan
keuangan. Pegadaian juga perlu mengenalkan diri hingga ke pelosok
wilayah Sumut. “Karena banyak yang terlilit utang dengan bunga yang
tinggi kepada rentenir,” kata Wagub.
Saat itu hadir perwakilan BUMN dan perusahaan swasta yang ada di
Sumut. Wagub pun berharap agar perusahaan yang ada di daerah dapat
memberikan bantuannya (CSR) kepada masyarakat, serta mendukung program
Pemprov Sumut. Seperti program ‘Desa Sadar Wisata’ yang sedang
direncanakan.
Pada kesempatan itu, Musa Rajekshah juga menyaksikan penandatangan
Memorandum of Understanding (MoU) antara Pegadaian dengan 22 mitra
bisnis yang di dalamnya terdiri dari BUMN, instansi pendidikan, serta
perusahaan swasta.
Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, kerja sama tersebut
dilakukan guna meningkatkan pelayanan serta jumlah nasabah yang ada di
Sumut. Saat ini Pegadaian sedang mengembangkan banyak produk baru guna
meningkatkan pelayanan. Maka, diperlukan kerja sama dengan para mitra
bisnis. Progam tersebut di antaranya gadai tabungan emas, gold on
demand, gadai efek (saham dan obligasi), g cash, gold card, digital
lending dan arum umroh.
Dengan begitu, diharapkan jumlah nasabah di Sumut bertambah 15 – 20 %
per tahun. Saat ini jumlah nasabah Pegadaian di Sumut berjumlah 1 juta
nasabah. Secara nasional, total nasabah Pegadaian mencapai 12,1 juta
nasabah dengan laba bersih Rp 1,7 triliun.
Sementara itu, produk yang diunggulkan oleh Pegadaian di Sumut adalah
tabungan emas. Saat ini saja, pegadaian telah menjual sebanyak 3,3 ton
emas. “Jadi semua produk yang dikembangkan itu gunanya untuk
memudahkan masyarakat, sehingga kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi
oleh pegadaian,†ujar Kuswitoto.
Turut hadir Direksi BUMN, Rektor USU Runtung Sitepu, Asisten
Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut M Fitriyus, Staf Ahli
Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus
Tripriyono.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News