MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Runtung SH MHum menekankan keberadaan USU harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Sumatera Utara.
Hal itu disampaikan pada pembukaan acara operasi katarak gratis, skrining jantung (EKG) gratis dan ceramah awam tentang penggunaan antibiotik yang diselenggarakan RS USU, Senin (16/9).
Kegiatan itu merupakan rangkaian pelaksanaan Dies Natalis ke -67 USU. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris USU Dr dr Farhat MKed, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, sekaligus Ketua Panitia Dies Natalis Prof Ida Yustina MSi, Dekan Fakultas Keperawatan Setiawan SKp MNS PhD. Sementara jajaran Direksi RS USU hadir Direktur Utama RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli SpU (K), Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, dr Riyadh Ikhsan MKed (DV) SpKK dan PK , dr Irwanto , dr Bobby Ramses Sitepu SpM serta 45 pasien katarak yang berasal dari Toba Samosir dan Kota Medan yang direncanakan dioperasi.
Dikatakan Rektor, keberadaan USU tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian tetapi juga berfungsi pengabdian masyarakat, tentu ini tujuannya agar keberadaan USU dirasakan masyarakat. “Banyak cara yang tentunya dapat kita lakukan dengan mengembangkan hasil-hasil penelitian, dan salah satu di antaranya seperti melakukan operasi katarak,” katanya.
Rektor menyampaikan beberapa hal terkait hasil keputusan rapat di Kemenristek Dikti beberapa waktu yang lalu. Salah satunya, pada tahun ini akan dilakukan sarasehan sekaligus tukar fikiran dengan para kepala SMA/SMK di daerah-daerah terpencil seperti kepulauan Nias, kawasan dataran tinggi Karo dan Dairi, serta kawasan Tapanuli bagian Selatan dan Utara. Hal itu dilakukan untuk mencari formula terbaik sehingga ke depan, para siswa yang berasal dari daerah terpencil bisa merasakan pemerataan pendidikan dari jalur undangan ke USU.
“Lebih kurang 60 persen mahasiswa USU berasal dari perkotaan, dan untuk itu pemerintah pusat mendorong agar PTN di daerah melakukan terobosan. Salah satunya kita akan memberikan bimbingan, yakni dengan menerjukan tim untuk melaksanakan bimbingan. Hal itu dilakukan agar anak-anak dari daerah terpencil memiliki peluang masuk PTN,” katanya.
Terkait kegiatan di RS USU, Rektor antara lain memaparkan keberadaan RS USU yang dioperasionalkan 28 Maret 2016 telah terjadi peningkatan jumlah pasien dan beliau berharap agar pihak RS USU terus meningkatkan pelayanan.
Ketua Panitia Prof Ida Yustina melaporkan kegiatan bhakti sosial merupakan rangkaian kegiatan ke dua dies natalis.
Dirut RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan rektor USU dan panitia Dies Natalis serta mitra yang selama ini mendukung penuh kegiatan bakti sosial. (C04)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News