Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
sumut24.co JakartaSetelah berhasil memecahkan rekor Museum RekorDunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam ta
Ekbis
Baca Juga:
- Trafik Data Meroket Lebih Dari 20%, #LebihBaikIndosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik
- Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
- Hingga H+3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Belawan I SUMUT24 Persatuan Sopir Truk Pelabuhan (PSTP) Belawan meminta Pelindo 1 membuatkan tempat makan yang manusiawi bagi sopir dan kernet di areal pelabuhan. Sebab, selama ini sopir dan kernet hanya dapat makan di pinggir jalan yang berdebu. Demikian tuntutan dikemukakan Sekjen DPP PSTP Belawan, Hotman Silitongga saat menggelar aksi di depan pintu masuk Pelindo 1, Jalan Pelabuhan II Belawan, Senin (9/9/2019) siang.
Puluhan sopir dan kenet yang menggelar aksi tersebut juga menyoroti persoalan pungli yang masih dilakukan teli barang maupun operator kran saat bongkar muat kontainer berlangsung.
“Kami ini orang terdepan dalam memperlancar arus barang, tolong perhatikan nasib kami, bukan dijadikaan sebagai sapi perahan, tapi jadikan kami secara manusiawi, karena kami juga mau makan bersama para manajer Pelindo, bukan makan di pinggir jalan bersama terbangan abu,” sebut Hotman Silitonga.
Madi (52) sopir PT BP Kontainer yang ikut mengenakan baju merah PSTP Belawan saat berlangsung aksi, juga merasa kecewa dengan kegiatasn pungli yang dilakukan oknum teli barang yang bekerja sama dengan operator kran, termasuk sistem kerja yang diterapkan di Pelabuhan Belawan untuk closing yang kadang dibebankan kepada sopir.
“Bila terjadi kecelakaan terhadap kontainer yang diangkut dari pelabuhan sebelum tiba di timbangan, atau keterlambatan, maka sopir dibebani biaya Rp 750 ribu untuk satu kontainer ukuraan 20 feet dan Rp 1,2 juta ukuran 40 feet,” kata Madi.
Para sopir juga memprotes tidak dibenarkannya kernet masuk ke dermaga untuk memuat barang, padahal sopir dan kernet ibarat suami istri yang menyatu, sebut koordinator aksi, Johnson P Butarbutar.
Humas Pelindo 1 Fiona Sari Utami yang menerima para sopir dan kernet yang melakuan aksi, menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan para sopir dan kernet. “Tolong sampaikan secara tertulis tuntutannya, karena sampai saat ini kami belum menerima isi tuntutan aksi,” sebut Fiona juru bicara Pelindo 1 Medan tersebut. (red)
sumut24.co JakartaSetelah berhasil memecahkan rekor Museum RekorDunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam ta
Ekbis
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota
Hingga H3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
sumut24.co ASAHAN, Semangat kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan tercermin dari tingkat kehadiran yang mencapai 98 pada ape
News
WFH PNS Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
kota
sumut24.co MedanAnggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy Van Boy, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk bertindak tegas dalam menertibka
kota
sumut24.co JakartaKepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa kinerja industri perbankan sampai saat ini ma
Ekbis
Akademisi UISU Nilai Pantai Merdeka Sergai Berpotensi Besar, Dorong Pemerintah Turun Tangan
kota
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
kota
Brimob Polda Sumut Siaga Awasi Arus Mudik Balik di Terminal Amplas
kota