Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Polemik yang hangat terkait mundurnya PB Djarum dari pencarian bakat bulutangkis Indonesia mendapat respons dari Medan Jurnalis Club. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dinilai keliru saat menganggap pembinaan PB Djarum di bulutangkis sebagai eksploitasi anak.
Presidium Medan Jurnalis Club, Ryan Juskal, Senin (9/9/2019) menilai tudingan KPAI tersebut sangat keliru. Menurutnya, KPAI harus melihat secara bijaksana dan objektif terkait peran PB Djarum selama ini terhadap pengembangan bakat pemain bulutangkis Indonesia.
“Tudingan KPAI itu sangat keliru. Jami menilai PB Djarum itu punya komitmen untuk memajukan bulutangkis, yang jelas adalah olahraga kebanggaan bangsa ini,” ujar Ryan Juskal didampingi Presidium Medan Jurnalis Club, Muhammad Asril.
Harusnya, lanjut Ryan Juskal, KPAI tahu ke mana fokus mereka ketika berbicara eksploitas anak. KPAI diminta menyikapi data Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita soal gepeng Dan anak jalanan.
“Mereka (KPAI) terkesan tutup mata, Mensos bilang ada 77.500 gepeng yang dikoordinir mafia. Dalam jumlah itu hampir setengahnya melibatkan anak-anak,” urai Ryan.
Ryan menggarisbawahi fakta tentang eksploitasi anak di jalan raya.
“Seperti di Medan, hampir di tiap persimpangan trafic light banyak anak jalanan yang dikordinir mafia. Ke mana KPAI menyikapi ini,” ungkapnya.
Lantas, menurut Ryan Juskal, KPAI harusnya membuka mata, akan realita saat itu. Ryan menganggap penilaian KPAI soal eksploitasi PB Djarum bisa membahayakan pembinaan bulutangkis di Indonesia.
“Bicara hak anak silakan saja. Tapi kajian KPAI harus jelas. Buka mata selebar-lebarnya. Mana fokus yang harus ditindak. Ini KPAI seakan-akan tak dapat melihat ‘gajah di depan mata namu mencari-cari semut di tengah lautan’ tentu hal ini sangat keliru,” pungkasnya. (Red)
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota
Hingga H3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
sumut24.co ASAHAN, Semangat kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan tercermin dari tingkat kehadiran yang mencapai 98 pada ape
News
WFH PNS Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
kota
sumut24.co MedanAnggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy Van Boy, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk bertindak tegas dalam menertibka
kota
sumut24.co JakartaKepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa kinerja industri perbankan sampai saat ini ma
Ekbis
Akademisi UISU Nilai Pantai Merdeka Sergai Berpotensi Besar, Dorong Pemerintah Turun Tangan
kota
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
kota
Brimob Polda Sumut Siaga Awasi Arus Mudik Balik di Terminal Amplas
kota
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Arus Balik, Kapolda Ikuti Arahan Langsung Kapolri dari Parapat
kota