Rabu, 25 Maret 2026

Ketua Komisi V DPR RI Nyatakan Jalan Medan Berastagi Jadi PR,  Bupati Karo : Landasan Hukum Sudah Ada

Administrator - Minggu, 08 September 2019 13:40 WIB
Ketua Komisi V DPR RI Nyatakan Jalan Medan Berastagi Jadi PR,  Bupati Karo : Landasan Hukum Sudah Ada

Tanahkaro|Sumut24 Rombongan Wakil ketua , Komisi D DPRD provsu, Bupati Karo, Pemda Deliserdang, mewakili bupati Pakpak Bharat Kadis PUPR Kasiman Berutu, Pemda Tapteng dan Formanas bersama sama mendatangi Komisi V DPR RI meminta tanggapan dan dukungan terkait jalan alternatif Medan – Berastagi.

Baca Juga:

Kedatangan rombongan disambut oleh Ketua komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis, MMA didampingi capt Anton Sihombing, Jumat (6/9) pukul 14.30 wib di Gedung komisi V DPR RI, Jakarta.

Selaku pimpinan rombongan wakil ketua DPRD Provsu Ruben Tarigan, SE mengawali acara mengutarakan maksut dan kedatangan mereka terkait jalan tol Medan – Berastagi. Ucapnya

Menurutnya persoalan jalan alternatif Medan berastagi merupakan persoalan yang sudah ditangani oleh komisi V DPR RI, untuk itu secara singkat saya uraikan menjadi bahan masukan, bahwa kami kesini atas desakan Formanas yang sepekan lalu mendemo kantor DPRDSU, supaya aspirasi suara Rakyat disampikakan. Sebut Ruben

Lanjut Ruben, kami meminta komisi V DPR RI memfasilitasi aspirasi Formanas ini, dalan arti kata pak Fary, jangan nanti tidak ada penyelesaian kami lagi yang didemo, karena Formanas dekat dengan kami di Medan, sedangkan komisi V DPR RI jauh, masih sulit mereka kesini faktor ongkos dan lain lain. Ungkit Wakil ketua ini

Sementara bupati karo Terkelin Brahmana menyampaikan sebagai agenda catatan kerja komisi V DPR RI, bahwa selama ini terabaikan ada peraturan Presiden RI Jokowi Widodo terkait KSPN nomor 49/2016 dan perpres 62/2011 tentang Mebidangro. Ucapnya

Peraturan ini, sudah cukup landasan hukum jalan tol Medan berastagi di lakukan, minimal dibangun tiang pancang yang berada di dua titik yang selama ini menurut kajian studi ICK dari sisi ekonomi dan finansial mampu mengurai kemacatan, apabila terjadi. Saran Terkelin Brahmana

Korlap Formanas julianus Sembiring angkat bicara, apabila jalan Medan berastagi tidak diprioritaskan kedepan untuk merealisasikan jalan layang dua titik, kami terus menyuarakan aspirasi suara Rakyat 6 kab/kota, ini perlu komisi V DPR RI catat,supaya menjadi “PR” di internal. Tegas julianus

Mendengar semua penuturan setiap perwakilan yang bicara didalam rapat, Ketua komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis, menegaskan pihaknya akan mendorong, mendukung dan memprioritaskan jalan Medan berastagi. Katanya

Semua ini, kita akan kordinasi dengan pihak pemda setempat, sebab kita dengar belum ada pembebasan terhadap lahan, pemanfaatan kawasan lokasi, dalam arti kata, Komisi V DPR RI belum dapat menegangkan dana, terkait usulan yang disuarakan masyarakat kota medan sekitarnya, yang kami ketahui. Ungkapnya

Namun demikian komisi V DPR RI, setelah audensi yang kedua ini, maka kami secara internal kedepan, masalah ini akan saya bawa didalam rapat internal, ini sebagai agenda prioritas ,iya ini prioritas komisi V DPR RI tentunya. Lontar Fary

Ia menambahkan pada prinsipnya Komisi V DPR RI akan mendorong ulang dan mendukung, ini bagian “PR” (Pekerjaan rumah) Komisi V DPR RI, sebab diluar itu bukan tugas kita lagi sebagai eksekutor adalah kementerian PUPR.

Usai Rapat sebagai bentuk komitmen dan kearifan lokal budaya karo, wakil ketua DPRD SU, disaksikan ketua komisi D DPRD provsu Sutrisno Pangaribuan bupati karo Terkelin Brahmana, perwakailan Formanas Julianus Sembiring menyematkan beka buluh kepada Ketua komisi V DPR RI Ir. Fary Djemy Francis,berikut jeruk manis karo diserahkan sebagai tanda keseriusan komisi V telah mendukung sepenuh sesuai kewenangnnya.(lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Hingga H+3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Kehadiran ASN Asahan Capai 98% di Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1447 H
WFH PNS: Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
"Medan Darurat Kabel Semrawut, Rommy Van Boy Desak Pemko Perluas Program 'Merata'"
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
komentar
beritaTerbaru