Rabu, 25 Maret 2026

Soal 109 Ton Bibit Jagung Tak Layak Tanam, Poldasu Diminta Usut Tuntas Supplier

Administrator - Kamis, 05 September 2019 12:30 WIB
Soal 109 Ton Bibit Jagung Tak Layak Tanam, Poldasu Diminta Usut Tuntas Supplier

MEDAN I SUMUT24.co Sebanyak 109 ton bibit jagung merk bisi 18 yang akan diberikan kepada daerah Kab/Kota se Sumut yang berasal dari bantuan pusat kementerian pertanian ternyata membawa petaka bagi petani di Kabupaten Karo, betapa tidak 109 ton bibit jagung tersebut tak layak tanam sehingga merugikan petani dari segi permodalan dan waktu. Kita berharap aparat penegak hukum Poldasu agar mengusut tuntas permainan atau monopoli supplier pada pengadaan bibit jagung yang tak layak tanam tersebut, ucap Ketua Suara Proletar Ridwanto Simanjuntak kepada Wartawan di Medan, Kamis (5/9). Menurutnya, Bagaimana mau ditanam kalau tak layak tanam, makanya aparat hukum agar mengusut tuntas persoalan tersebut, ucapnya. Kasus tersebut harus dibuka secara seksama. Berapa kerugian negara akibat kasus tersebut sehingga pejabat yang mengajukan ke pusat atau kementan harus bertanggungjawab, ucapnya. Menurut informasi yang beredar pengadaan bibit jagung sebanyak 109 ton bisi18 tersebut diajukan oleh dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, dimana sebelumnya telah mendapat ajuan permohonan memperoleh untuk dapat bibit dari Kab/Kota se Sumut. Sementara itu Kabid Sarana dan Prasarana Dinas TPH Sumut Jonni Akim Purba yang dikonfirmasi mengatakan, Pengadaan bibit jagung yang tak layak tanam tersebut Kejadian di kab karo. Sudah ditarik dan sudah diganti, itu semua kegiatan pusat dan semuanya di pusat dan daerah hanya penerima bantuan. Sebelumnya diketahui, bantuan benih jagung BISI 18, yang dibagikan kepada masyarakat berasal dari bantuan pemerintah pusat, yang dananya dianggarkan dalam APBN. petani enam kecamatan yang memperoleh bantuan benih jagung varietas BISI 18 dari alokasi dana APBN 2019, adalah sebagai berikut : Kecamatan Mardinding dengan luas pertanaman 3.045 ha memperoleh benih 45.675 kg. Kecamatan Lau Baleng dengan luas pertanaman 3.309 ha, memperoleh bantuan benih 49.635 kg. Kecamatan Juhar luas pertanaman 106 ha, memperoleh bantuan benih 1.590 kg.

Baca Juga:

Kecamatan Munte dengan luas areal pertanaman 245 ha, memeperoleh bantuan benih 3.675 kg. Kecamatan Barusjahe dengan luas pertanaman 435 ha, memperoleh bantuan benih 6.525 kg. Kecamatan Kutabuluh dengan luas areal pertanaman 139 ha, memperoleh bantuan benih jagung 2.085 kg. Total luas areal pertanaman musim ini yang mendapat bantuan benih dari APBN di Kabupaten Karo, seluas 7.279 ha, dengan jumlah benih 109.185 kg. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
Hingga H+3 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,6 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Kehadiran ASN Asahan Capai 98% di Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1447 H
WFH PNS: Strategi Hemat Energi atau Sekadar Wacana?
"Medan Darurat Kabel Semrawut, Rommy Van Boy Desak Pemko Perluas Program 'Merata'"
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
komentar
beritaTerbaru