Senin, 16 Februari 2026

Arsip Itu Penting di Suatu Hari

Administrator - Kamis, 01 Agustus 2019 15:04 WIB
Arsip Itu Penting di Suatu Hari

Pakpak Bharat | Sumut24

Baca Juga:

Bagian Humas Setda Prov Pak-pak Bharat, melalui Subbag Kearsipan menyelenggarakan Rapat Monitoring Tindak Lanjut Pengawasan Kearsipan yang melibatkan seluruh OPD se-Kabupaten Pakpak Bharat Kamis pagi (01/08) di Ruang Rapat Gambir, Gedung Perolihen, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Sebagai pembicara dihunjuk, Plt. Ka. Bidang Arsip, Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov. Sumut, Herli Selbi Simanjuntak, SE, M.Si.

“Sebagai sebuah urusan wajib pemerintahan yang terkadang disepelekan, kearsipan sesungguhnya membutuhkan perhatian penting,” jelas Herli Selbi Simanjuntak dalam paparannya.

Pada dasarnya lanjut dia lagi, arsip merupakan pusat ingatan setiap organisasi, karena apabila kurang baik pengelolaannya, akan mempengaruhi tingkat reputasi suatu organisasi, termasuk mengalami hambatan dalam pencapaian tujuan.

Asisten Administrasi dan Pembangunan, Supardi Padang, SP, MM, yang membuka kegiatan ini menyatakan menyambut baik pelaksanaan rapat ini. “Paling tidak dengan kehadiran pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov. Sumut, akan memberi pencerahan untuk membentuk lembaga yang mengurus arsip secara lebih kompeten dan meningkatkan levelnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ka. Bagian Humas Setda, Abdul Ghani Berutu, SE, MAP, dalam uraiannya menyebutkan, arsip merupakan sumber bagi suatu organisasi, karena arsip menampung beraneka ragam informasi yang berguna.

Bahan informasi yang penting harus selalu diingat, dan bila diperlukan harus dengan cepat dan tepat dapat disajikan setiap saat, dalam rangka membantu memperlancar pengambilan keputusan.

“Arsip baru akan terasa penting bila dalam keadaan darurat, dimana dalam kehilangan dan tidak dapat ditemukan, arsip menjadi vital karena mutlak dibutuhkan sebagai bukti kegunaan lain yang mendesak”, tandasnya.

Dalam penjelasannya, Herli Simanjuntak mengutarakan, urusan kearsipan menjadi poin penting di dalam reformasi birokrasi. Tata kelola arsip lingkup pemerintahan akan mendapat penilaian tersendiri dan menjadi tolok ukur kualitas suatu institusi.

“Fakta di lapangan secara umum, terlihat bahwa pengelolaan arsip sering diabaikan, dipandang sebelah mata atau kurang penting diantara aktivitas-aktivitas program/kegiatan lainnya,” jelasnya.

Buruknya kondisi pengelolaan arsip di sebagian besar instansi kata Herli lagi, pemerintah dengan alasan antara lain kurangnya SDM bidang kearsipan baik tenaga fungsional ataupun SDM yang dilatih, terbatasnya sarana/prasarana, minimnya anggaran kearsipan, dan sebagainya.

“Padahal bidang kearsipan ini paling vital dalam kerangka kerja suatu administrasi. Salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang baik ditentukan dengan tata kelola pengarsipan yang baik pula,” jelasnya.

Ketika Pimpinan butuh pelayanan arsip yang cepat, hambatan dalam pelayanan akan berdampak pada image yang tidak baik terhadap suatu instansi.

“Tertib administrasi yang diharapkan hanya akan menjadi slogan semata jika tidak dimulai dari tertib kearsipannya,” pungkasnya. (RBM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru