Senin, 16 Februari 2026

Masyarakat Desa Tebing Tanjung Selamat Resah, 15 Hari Galian Tanah Parit Menumpuk di Depan Rumah Warga

Administrator - Kamis, 01 Agustus 2019 14:28 WIB
Masyarakat Desa Tebing Tanjung Selamat Resah, 15 Hari Galian Tanah Parit Menumpuk di Depan Rumah Warga

LANGKAT | SUMUT24 Proyek bangunan laening/parit yang menggunakan dana desa tahun anggaran 2019 di Desa Tebing Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang Dusun X komplek perumahan Rumah Sakit Umum Tanjung Selamat, sudah lebih kurang 15 hari belum juga dicoor.

Baca Juga:

Sedangkan parit sudah digali tanahnya menumpuk di depan rumah warga, sehingga menimbulkan keresahan bagi warga Dusun x komplek perumahan RSU Tanjung Selamat. Disebabkan warga susah untuk memasukkan sepeda motor ke dalam rumah, karena terhalang tumpukan korekan tanah bangunan parit.

Tidak ada plank proyek, warga menyebutnya proyek siluman. Masyarakat tidak tahu siapa yang membangun dan siapa yang mengerjakan, berapa volumenya dan besaran anggarannya.

“Bagaimanalah warga tidak resah, sudah hampir setengah bulan tumpukan korekan parit itu di depan rumah. Jadi untuk memasukkan kendaraan ke rumah sulit, karena ada tumpukan tanah galian. Apalagi kena hujan, lumpur tanah kuning ini melekat.

Kepala Desa Tebing Tanjung Selamat Kis saat dihubungi SUMUT24,Kamis (1/8) melalui telpon seluler guna konfirmasi, belum berhasil dihubungi, karena nomornya tidak aktif. Dihubungi via pesan singkat SMS juga belum dibalas.(wit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru