JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH, MS, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpili
News
Serdang Bedagai I Sumut24
Baca Juga:
Sejumlah warga mengaku mengeluhkan polusi asap atau abu yang diduga dihasilkan dari PT BA yang berada persis di dekat Kantor Camat Tebing Syahbandar tepatnya di Dusun II Desa Payapasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Hal itu dikarenakan, sejak beroperasinya perusahaan yang mengekspor hasil pabriknya itu ke luar negeri, masyarakat mengaku mengalami berbagai macam penyakit khususnya masalah pernafasan.
Pantauan Sumut24 di lokasi, rabu (31/7), sejumlah atap rumah warga yang berada tak jauh dari lokasi pabrik tersebut terlihat dipenuhi debu. Selain itu, dedaunan dari tanam-tanaman juga tampak memutih karena tertutup abu yang diduga berasal dari PT BA tersebut.
Seorang tokoh masyarakat setempat bernama Husin (51) didampingi Ketua LSM Bison RI, Irwan Syahputra, Kabid Burhanuddin Saragih dan Sekretaris Irfan mengaku, sejak pabrik itu beroperasi sekitar setahun lebih, masyarakat kerap mengalami batuk-batuk, sesak nafas dan gatal-gatal.
“Kami menduga, itu semua karena polusi abu dari PT BA itu. Tak jarang, anak-anak, harus dibawa keluar masuk puskesmas untuk mengobati batuk,” ujar warga.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan lantai rumah mereka yang kerap berdebu. Bahkan, ikan lele peliharaan dan tanaman ubi milik warga saat ini kondisinya sudah mati, hal itu juga diduga akibat terkena abu dari PT BA tersebut.
“Air minum kami pun sudah tidak bersih lagi dan warnanya agak kecoklatan,” jelas warga.
Selain itu, keluhan yang sama juga disampaikan Kepala Pekerja Perumahan Grand Permata Residence, Ponidi (56) dan Purba Pirang (47). keduanya mengaku bahwa akibat polusi abu yang diduga ditimbulkan PT BA, pihaknya merugi hingga miliaran rupiah.
Hal itu dikarenakan sebanyak 25 orang calon pembeli perumahan telah menarik uang muka pembayaran pembelian rumah.
“Karena terpapar polusi abu tadi, para calon pembeli akhirnya menarik uang muka pembelian. Pembangunan perumahan yang saat ini masih berjalan juga terpaksa dihentikan. Akibatnya, Para pekerja perumahan yang banyak berasal dari masyarakat sekitar juga terpaksa menganggur,” bebernya.
Terkait hal ini, pihak PT BA saat berupaya dikonfirmasi tidak berhasil. Pintu gerbang perusahaan tersebut tertutup rapat dan nomor kontaknya juga tidak berhasil didapat.
Sedangkan, Kepala Desa Payapasir M Hatta Purba saat dihubungi melalui telepon selulernya mengaku kecewa kepada masyarakat karena sebelumnya tidak pernah melaporkan terkait persoalan tersebut. Pihaknya mengaku, akan berupaya berkomunikasi dengan PT BA guna menyelesaikan persoalan tersebut.(Bdi)
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH, MS, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpili
News
Medan, Punggahan jelang bulan suci Ramadhan 1447 H di Jalan Swadaya, Lingkungan 16, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, menjadi
kota
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) menandai langkah strategis dalam penguatan ekosistem riset dan inovasi melalui peresmia
kota
sumut24.co TAPTENG, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto melaksanakan k
News
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru
Umum
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
kota
Aloka Telah Tiba di Washington D.C. Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURISEBELUM naskah yang sedang Anda baca ini, sudah dua kali s
News
Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Nasional Air Dingin Bupati Solok Diskusi Bersama Masyarakat Terkait.
kota