Senin, 16 Februari 2026

PJ Bupati Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2019 Pakpakbharat Siap Jaga Inflasi

Administrator - Minggu, 28 Juli 2019 14:29 WIB
PJ Bupati Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2019 Pakpakbharat Siap Jaga Inflasi

Pakpakbharat | Sumut24

Baca Juga:

Sebagai bentuk pengejawantahan menjaga laju inflasi untuk lebih stabil sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah pusat melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2019 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Minggu lalu.

Dalam acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla itu, ikut hadir, Pj. Bupati Pakpakbharat, Dr. H. Asren Nasution MA, bersama para Kepala Daerah dari seluruh Indonesia.

“walaupun Kabupaten Pakpak Bharat termasuk daerah non-IHK (Indeks Harga Konsumen) untuk dijadikan acuan pengukur tingkat inflasi, tetapi Pakpak Bharat tetap membuat beragam strategi demi menjaga kestabilan inflasi,” ujar Pj. Bupati selaku pucuk pimpinan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kabupaten Pakpakbharat.

Kegiatan yang secara rutin dilakukan ini melakukan survei harga komoditi pangan, karena Pakpak Bharat merupakan wilayah yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani.

“Kehadiran Perusahaan Daerah Pakpak Agro Lestari (PD PAL) menjadi salah satu penopang kestabilan inflasi. Selain itu, inovasi terbaru yang akan segera diluncurkan oleh Pemkab Pakpak Bharat dalam rangka menjaga kestabilan inflasi adalah melalui aplikasi e-Panen,” jelas Asren.

Saat dikonfirmasi kepada Ka. Bagian Bangekos Setda, Iwan Taruna Berutu, ST M.Si, menjelaskan bahwa aplikasi e-Panen akan menjaga disparitas harga yang signifikan dan terintegrasi dengan informasi harga sehingga berpengaruh pada harga komoditi pertanian.

“Aplikasi ini tidak hanya memberikan informasi harga komoditi secara menyeluruh dan real time serta meminimalisir gap harga berdasarkan supply and demand, tetapi juga menjadi sarana lelang online dan bermanfaat meningkatkan kesejahteraan para pelaku ekonomi di Pakpak Bharat pada umumnya dan para petani khususnya”, papar Iwan Taruna.

Dia juga menambahkan bahwa hal ini sejalan dengan Tema Pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2019 yang mengembangkan potensi ekonomi lokal menuju kemandirian dengan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Sementara itu Wakil Presiden dalam Rakornas yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Pengendalian Inflasi untuk Penguatan Ekonomi yang Inklusif” ini menyebutkan, tingkat inflasi yang terjaga, pendapatan negara dan pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Bruto/PDB) menjadi indikator dari kemajuan suatu bangsa.

Dia juga menambahkan, inflasi juga akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Daya beli yang menurun bisa memicu bertambahnya angka pengangguran dan kemiskinan, yang pada akhirnya kesenjangan akan kembali meningkat.

“Rakornas TPID yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) tersebut sangat penting untuk mengatur strategi agar angka inflasi bisa terjaga di level rendah. Sehingga, target inflasi pada tahun ini yakni 3,5% plus minus 1% bisa kembali tercapai,” ujarnya.

Wakil Presiden juga berharap Rakornas ini mampu mensinergikan seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah pusat maupun daerah dalam menjawab tantangan-tantangan perekonomian yang sedang dan akan terjadi di Indonesia bahkan tantangan global yang berpotensi besar mempengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia.

Rakornas ini juga turut dihadiri sejumlah menteri diantaranya Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.(RBM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru